16 Mei 2020

Pungut Biaya, Sari Yuliati Desak Polisi Usut Tuntas Situs Prakerja Abal-Abal

Berita Golkar - Munculnya situs abal - abal yang memungut biaya dalam program kartu prakerja mendapat respons keras dari Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Golkar Sari Yuliati. Menurutnya polisi harus menindak tegas situs tersebut,

"Ini kan situs (situs prakerja.id) abal - abal yang merugikan masyarakat dan melanggar UU ITE. Enggak ada itu Program Pra Kerja memungut uang dari pendaftar, yang ada Program ini malah memberikan uang kepada peserta selain memberikan pelatihan," ujar Sari di Jakarta, Sabtu (16/5).

Sari juga mendorong kepolisian segera menelusuri dan menindak pelaku penipuan ini. "Saya mendorong Kapolri untuk segera menelusuri dan menindak tegas pelaku penipuan ini, enggak benar ini. Saya istilahkan Program Pra Kerja ini Magnum Opus pemerintah yang harus dikawal untuk terus mendorong Roda Ekonomi Masyarakat" sambung Wabendum DPP Partai Golkar ini. 

Baca Juga: Surat Keterangan Bebas Corona Palsu Dijual Bebas, Bamsoet Desak Polri Usut Tuntas

Dia mengaku sudah berpesan mengenai tantangan Polri ke depan bukan hanya kejahatan konvensional. Tetapi ada juga kejahatan siber berbasis teknologi seperti ini. "Saya yakin Polri akan segera menyelesaikan masalah penipuan Situs Bodong Pra Kerja ini" tutup Legislator Dapil NTB ini," katanya.

Diketahui, muncul situs Prakerja.id yang memungut biaya dari calon peserta Program Pra Kerja. Lewat akun Instagram resmi kartu prakerja @prakerja.go.id, pemerintah memastikan akun peserta tak dapat diperjualbelikan sebab setiap akun yang dibuat dilengkapi dengan sistem keamanan yang ketat, sehingga informasi registrasi awal tak dapat diubah kemudian hari atau pindah nama. {www.merdeka.com}

fokus berita : #Sari Yuliati