20 Mei 2020

Berita Golkar - Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Christiany Eugenia Paruntu berharap pemerintah pusat melakukan evaluasi terhadap mekanisme penyaluran Bantuan Langsung Dana Desa (BLT DD).

Hal ini disampaikan Bupati Minsel saat berada di Desa Arakan, Kecamatan Tumpaan pada kesempatan pemantauan penyaluran BLT DD Selasa (19/5/2020).

"Kami menemukan informasi dari hukumtua (kades) bahwa ada desa yang tidak mencukupi BLT DD-nya apabila mengacu ke Permendes Nomor 06 tahun 2020," kata dia.

Baca Juga: Muhammad Fauzi Bagikan 5000 Paket Sembako Bagi Masyarakat di 9 Kabupaten/ Kota di Sulsel

Kalau boleh menurutnya jangan sebatas 25, 30 atau 35 persen dari dana desa untuk BLT Dandes. Ini karena covid-19 tidak hanya berdampak pada sebagian tapi hampir merata kepada seluruh masyarakat.

Hukum Tua Desa Arakan Musa Budiman turut membenarkannya. Kata dia berdasarkan data dari relawan banyak masyarakat yang tidak bisa tercover dari kegiatan jaring pengaman sosial, termasuk BLT Dandes.

"Jadi kami memohon ibu bupati untuk dapat membantu memperjuangkan masyarakat kami," harapnya kepada bupati

Sebagaimana diketahui Bupati Minsel dua periode ini terus melakukan berbagai upaya untuk memastikan program pemerintah tepat sasaran kepada masyarakatnya, termasuk memantau penyaluran BLT Dandes ke desa-desa. {manado.tribunnews.com}

fokus berita : #Christiany Eugenia Paruntu #Tetty Paruntu


Kategori Berita Golkar Lainnya