25 Mei 2020

Komitmen Menperin Agus Gumiwang dan Pelaku Industri Genjot Manufaktur di Tengah Pandemi

Berita Golkar - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyelenggarakan halal bihalal secara virtual, Minggu (25/5). Silaturahmi dilakukan bersama Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, asosiasi industri, para pelaku industri serta jajaran pejabat eselon I dan II di lingkungan Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

Agus Gumiwang mengajak, para pejabat di lingkungan Kemenperin serta para stakeholder, untuk menjadikan semangat hari kemenangan ini untuk saling mendukung, menguatkan, serta saling mengisi, dalam menghadapi masalah Covid-19.

 

Baca Juga: Patuhi Pemerintah dan MUI, Azis Syamsuddin Takbiran dan Shalat Idul Fitri di Rumah

"Tentu di dalam menghadapi masalah besar, yakni Covid-19 diperlukan kebersamaan kita untuk memikirkan bagaimana agar ekonomi tidak terpuruk," kata Agus, dalam keterangan resminya, Senin (25/5).

Politikus Partai Golkar itu menjelaskan, melalui berbagai kebijakan dan regulasi, Kemenperin terus mendorong agar industri manufaktur tetap dapat memberikan kontribusi positif bagi perekonomian, meskipun di tengah pandemi Covid-19.

Upaya pembangunan industri, kata Agus, akan berhasil apabila ada kerja sama yang baik antara pemerintah serta pelaku industri.

Baca Juga: Bamsoet Apresiasi Polri Gagalkan Peredaran Hampir 1 Ton Narkoba di Banten

"Pada kesempatan ini juga, kami dari Kemenperin memohon maaf apabila masih banyak pekerjaan rumah yang belum bisa diselesaikan. Kami, sedang bekerja serius untuk menyelesaikannya," ujarnya.

Adapun, pelaku industri mengapresiasi upaya yang telah dilakukan Kemeperin, dalam mendukung para pelaku industri bisa tetap bertahan di tengah pandemi Covid-19. Salah satunya, terkait Izin Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri (IOMKI).

Ketua Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman (Gapmmi), Adhi S. Lukman mengapresiasi, upaya Kemenperin dengan mengeluarkan IOMKI. Sebab, industri yang memproduksi kebutuhan primer seperti sektor industri makanan dan minuman (mamin), masih bisa beroperasi dan berkontribusi pada perekonomian selama dilakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Baca Juga: Doa Khusus Airlangga Yang Dipanjatkan di Idul Fitri 1441 H, Semoga Terkabul

"Tentu, semua pelaku industri, khususnya industri mamin, sangat mengapresiasi seluruh jajaran Kemenperin. Karena selama Covid-19 ini, ternyata dukungan Kemenperin yang paling kami rasakan bagi kontribusi untuk pembangunan ekonomi kita," kata Adhi.

Ketua Umum KADIN Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani mengatakan, Kemenperin selaku pembina industri selalu mendukung, komunikatif, dan sangat membantu para pelaku industri selama terjadi pamdemi Covid-19. {www.alinea.id}

fokus berita : #Agus Gumiwang Kartasasmita