28 Mei 2020

Berita Golkar - Yana (40) adalah seorang penyandang disabilitas yang sehari-harinya berjualan masker dengan berjalan kaki di sejumlah wilayah di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, selama pandemi ini.

Dengan kondisi yang tak seperti orang normal lainnya, Yana berjalan menyusuri pusat-pusat keramaian untuk menjajakan masker sebagai barang dagangannya.

Tiga tahun lalu dia sempat bekerja sebagai kuli bangunan. Saat itu dia tengah memasang atap. Tapi, tak sengaja menyentuh kabel yang memiliki tegangan listrik kuat. "Karena peristiwa itu kedua tangan saya harus diamputasi karena tersetrum listrik," kata Yana, Selasa (26/5/2020).

Baca Juga: Fokus Pemulihan, Dedi Mulyadi Jamin Biaya Hidup Keluarga Pasien Corona di Purwakarta

Dalam sehari, kata Yana, dia mampu menjual 30 masker dari 100 masker yang dijajakannya. Dia banting tulang untuk menjual masker demi menghidupi istri dan lima anaknya yang tinggal di Kelurahan Munjul, Kecamatan Purwakarta.

Lebaran kali ini adalah hari keberuntungannya. Ia mendapatkan berkah yang cukup besar. Bertemu dengan Anggota DPR RI Dedi Mulyadi, yang kebetulan melihat Yana saat berjualan, dan memborong seluruh dagangannya.

"Alhamdulillah kang, seluruh masker saya dibeli sama Pak Dedi dan saya diberi uang Rp2 juta serta sembako," kata Yana dengan wajah sumringah.

Baca Juga: Percepat Penanganan COVID-19, Bupati Tetty Paruntu Dukung Ide New Normal Dari Pusat

Tuturnya, ini rezeki lebaran untuk istri dan kelima anaknya. Dan bisa untuk sedikit menambah modal barang dagangannya.

Sementara itu, Dedi Mulyadi mengaku salut dengan semangat Yana mencari nafkah untuk keluarga kendati dengan kondisi fisik beda dengan orang normal lainnya. Dan tentunya saat kondisi krisis ekonomi akibat pandemi Covid-19.

"Apa yang dilakukan oleh kang Yana ini adalah contoh baik untuk kita semua. Bagaimana kita sama-sama harus bertahan dalam masa krisis seperti ini," kata mantan Bupati Purwakarta tersebut.

Baca Juga: Melki Laka Lena Minta Menkes Susun Detil Panduan New Normal di Semua Sektor

Dirinya juga menambahkan bahwa apa yang terjadi kepada Yana sebagai gambaran bahwa pandemi covid-19 ini berdampak bagi semua golongan, termasuk kaum disabilitas.

"Jangan sampai kaum disabilitas ini luput dari perhatian pemerintah. Harus ada program berjangka untuk mereka agar bisa tetap bertahan dan melanjutkan hidup lebih baik walau di tengah pandemi," jelas Dedi Mulyadi yang gemar menggunakan pakaian putih-putih. {jabarnews.com}

fokus berita : #Dedi Mulyadi


Kategori Berita Golkar Lainnya