09 Juni 2020

Berita Golkar - Secara mengejutkan Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H Dodi Reza Alex mengakui telah merevisi surat tugas untuk 3 calon Kepala Daerah yang akan bertarung pada Pilkada serentak Desember mendatang. Ketiga daerah itu Musi Rawas Utara (Muratara), Penungkal Abab Lematang Ilir (PALI) dan Ogan Ilir (OI).

“Semua sekarang sedang berproses, dan mudah-mudahan proses ini akan berjalan lancar sehingga akhir bulan ini. Keputusan final dari DPP Partai Golkar mengenai calon atau bakal calon peserta pilkada akan segera ditetapkan,” ujar Dodi, Selasa (9/6).

Baca Juga: Turun Jadi 66,5 Persen, Ace Hasan Nilai Tingkat Kepuasan Jokowi Masih Tinggi di Tengah Pandemi

Dijelaskan Dodi, seperti Kabupaten Ogan Ilir, kenapa ada perubahan calon yang akan diusung calon Wabup OI Endang ternyata elektabilitasnya selama ini dia nilai tidak bagus, sehingga harus diganti dengan calon alternatif.

Soal siapa yang akan menggantikan Endang yang akan diusung Golkar nantinya, putra mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin ini mengaku banyak kader Golkar yang bisa diusung, termasuk mantan Penjabat Bupati OI Yulizar Dinoto yang sama- sama kader Golkar. “Alternatif banyak kader partyai Golkar yang lain untuk diusung,” jelasnya.

Dodi mengancam tidak akan mendukung Endang baik sebagai calon Bupati ataupun Wakil Bupati dari Partai Golkar.”Jadi, tidak akan diusung dimanapun (Endang PU Ishak),”ujar Dodi.

Baca Juga: Fraksi Golkar DPRD Jatim Minta Pemprov Beri Reward Pasien COVID-19 Pendonor Plasma Darah

Begitu juga dengan kandidat dari cabup PALI, Irwan yang selama ini terus melakukan gerakan politik untuk maju sebagai cabup berpasangan dengan Devi Harianto, juga akan diganti dengan alasan yang sama seperti Endang. “Untuk di PALI akan kita evaluasi untuk mencari calon alternatif dari kader yang ada,” kata Dia.

Pilkada Serentak yang ditetapkan bakal digelar pada 9 Desember 2020 dan masih dalam suasana pandemi Covid-19, Dodi berharap masyarakat utamanya calon pemilih di tujuh kabupaten di Sumsel yang menggelar Pilkada untuk ekstra hati-hati.

“Mau tidak mau kita mesti siap, karena seluruh tahapan Pilkada pasti akan menyesuaikan dan wajib mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Untuk itu saya instruksikan kepada seluruh kepala daerah dan pimpinan DPRD dari Partai Golkar yang daerahnya menggelar Pilkada, agar mengantisipasi hal tersebut,” pungkasnya. {palpres.com}

fokus berita : #Dodi Reza Alex


Kategori Berita Golkar Lainnya