12 Juni 2020

Ini Pesan Lodewijk Paulus Untuk Para Cakada Yang Diusung Golkar di 8 Pilkada se-Lampung

Berita Golkar - Delapan calon kepala daerah (cakada) yang bakal ikut tarung pada Pemilu 2020 buat gerakan politik. Mereka melakukan road show dengan elit partai politik di Jakarta. Pertama, kerumah ketua umum DPP PAN Zulkifli Hasan dan kantor DPP Golkar--sebagai bagian dari loby politik--menjelang dikeluarkanya rekomendasi calon.

Saat di kantor Golkar,  Kamis (11/6/2020), rombongan diterima Sekjen DPP Golkar H. Lodewijk F tepat pukul 16.00 WIB. "Ini silaturahmi biasa, layak kunjungan senior dan junior. Oleh karena itu bukan sesuatu yang aneh," kata Ismet Roni, ketua rombongan.

Ismet Roni memperkenalkan para tokoh yang bakal diusung Partai Golkar untuk memenangkan kontestasi pilkada delapan kabupaten/kota di Lampung, 9 Desember nanti.

Baca Juga: Spanduk Daniel Mutaqien Bertebaran di Seantero Kabupaten Indramayu

Diantara calon, ada yang memaparkan situasi politik di daerahnya masing-masing. Mereka saling menyakinkan ke Lodewijk, bahwa optimistis bisa memenangkan pemilihan kepala daerah di daerahnya. “Road show ini merupakan model atau tradisi baru dalam membangun komunikasi politik antarelit di era Golkar Lampung dipinpin Pak Arinal Djunaidi,” kata Ismet Roni.

Ismet Roni yang anggota DPRD Lampung itu menyebut, 8 calon masih berjuang mendapatkan rekomendasi dari Golkar. Sebagai komunikasi politik, semua strategi bisa dilakukan. "Dan, inilah bagian dari proses pendidikan politik itu."

Mereka yang hadir adalah bakal calon petahana Bupati Waykanan Raden Adipati Surya, petahana Bupati Pesawaran Dendy Romadhona, dan bakal calon wali Kota Bandarlampung Rycko Menoza.

 

Baca Juga: Kilas Balik 1 Tahun Arinal Djunaidi-Chusnunia Halim Sejahterakan Lampung

Lalu, calon bupati Lampung Selatan Tony Eka Candra, calon bupati Lampung Timur Dawam Raharjo yang hadir bersama pasangan wakilnya: Azwar Hadi. Dari kabupaten Pesisir Barat, cabup Kherlani, dan Lampung Tengah, Cabup Musa Ahmad.

Pesan Sekjen DPP Golkar

H. Lodewijk F Paulus menyambut silaturahmi para cakada yang ingin membangun daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dia berpesan agar mereka fokus bagaimana memeroleh simpati masyarakat dan pencalonanya semata-mata kepentingan rakyat di daerahnya masing-masing.

“Golkar tidak mengenal istilah mahar politik dalam Pilkada. Tinggal, silahkan bapak-bapak berjuang bagaimana menarik simpatik rakyat dengan cara-cara yang arif, tidak melanggar norma dan aturan,” ujar anggota DPR RI dari Dapil 1 Provinsi Lampung tersebut.

Baca Juga: Dadang Supriatna Makin Lengket Dengan Sahrul Gunawan, Koalisi Golkar-Nasdem di Pilbup Bandung?

Kesejahteraan rakyat harus menjadi tekat utama seorang kepala daerah.  Dia membuat analogi dua pendekatan politik melalui tatap muka (kampanye door to door dan memanfaatan jejaring media campaign alias media sosial).

Sosialisasi media social itu, dia ibaratkan layaknya (militer) peperangan dengan cara "serangan udara" sementara tatap muka "serangan darat".

"Serangan udara (medsos, billboard, dll) perlu, tapi yang lebih utama adalah datangilah warga. Dengarkan apa yang dirasakan, dan kerjakan apa yang diharapkan rakyat dari pemimpinnya," tegas mantan Danjen Koppasus itu.

Baca Juga: Safaruddin Dt Bandaro Rajo Siap Dampingi Irfendi Arbi di Pilbup Limapuluhkota

Sebelumnya, Cakada juga kerkunjung kerumah Zulkifli Hasan. Tiba pukul 13.00 WIB, hari kamis 11 Juni 2020. "Diskusi berlangsung cukup cair, sangat akrab. Mungkin karena kita sama-sama satu daerah," kata Kherlani, Cabup Pesisir Barat yang mengaku terkesan dengan sambutan Zulkfli Hasan Wakil Ketua MPR RI. {www.inilampung.com}

fokus berita : #Lodewijk Paulus