14 Juni 2020

Akhmad Ma’ruf Maulana Lakukan Survei Tentukan Arah Koalisi di Pilkada Kepri 2020

Berita Golkar - Geliat politik jelang Pilkada Kepri 2020 kian dinamis. Saat ini beberapa petinggi partai politik kian gencar berkomunikasi politik. Tahapan pemilihan umum serentak sebelumnya sempat ditunda akibat pandemi Covid-19.

Partai politik yang terus melakukan komunikasi politik di antaranya Partai Golkar. Partai berlambang Pohon Beringin itu sebelumnya sudah mengumumkan sejumlah nama tentang siapa yang bakal calon yang akan maju pada Pilgub Serentak 2020.

Ketua DPD Partai Golkar Kepri, Ma'ruf Maulana menyatakan pihak saat ini tengah mensurvei untuk menentukan arah koalisi.

Baca Juga: Ini Susunan 120 Pengurus Partai Golkar Aceh Periode 2020-2025

Ma'ruf belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait langkah atau pasangan atau sosok seperti apa yang akan di usung nantinya. "Saat ini masih menunggu hasil survei. Akan ada saatnya kami akan umumkan," ujarnya, Minggu (14/6/2020).

Partai tersebut saat ini memiliki 8 kursi perwakilan di DPRD Provinsi Kepri dan hanya membutuhkan beberapa tambahan kursi untuk mengusung calon di Pilkada Kepri.

Umumkan Sejumlah Nama

Peta politik Pilkada serentak, termasuk Pilgub Kepri masih sangat dinamis. DPD Partai Golkar Kepri mengusulkan nama-nama bakal calon yang bertarung di Pilkada di Kepri. Nama-nama itu muncul saat rapat pleno DPD Golkar Kepri di Batam, Sabtu (6/6/2020).

Baca Juga: AMPG Dukung Penuh Erwan Bachrani Maju Pilkada Lingga 2020

Selain konsolidasi, rapat pleno juga menyinggung nama-nama yang akan diajukan dalam pertarungan Pilkada nanti.

Pada Pilkada serentak 9 Desember 2020, beberapa wilayah di Kepri yang menggelar Pilkada adalah Pilwako Batam, Pilgub Kepri, Pilbub Anambas, Pilbub Bintan, Pilbub Karimun, dan Natuna.

Ketua DPD Golkar Kepri, Ahmad Maruf Maulana saat dihubungi mengatakan, sesuai dengan hasil rapat tersebut, ada beberapa nama yang diajukan. "Kami akan menyambut pesta rakyat ini dengan gembira," ujar Maruf.

Ia menjelaskan, beberapa nama balon kepala daerah yang telah diajukan antara lain, untuk balon Gubernur Provinsi Kepri Ansar Ahmad, Isdianto, Ismeth Abdullah, Huzrin Hood, Taba Iskandar, dan Raja Syahniar Usman.

Baca Juga: Gandeng BKKBN Jawa Barat, Dewi Asmara Sosialisasi Keluarga Berencana Pada Warga Sukabumi

Munculnya nama Ansar Ahmad dan Isdianto tentu saja menarik perhatian. Kedua nama itu dimungkinkan akan bersaing dengan jago PDIP Soerya Respationo. Perlu diketahui Ansar Ahmad merupakan pasangan Soerya Respationo kala maju Pilgub Kepri pada 2015 lalu.

Saat itu, pasangan Soerya Respationo-Ansar Ahmad kalah dari pasangan Muhammad Sani-Nurdin Basirun. Setelah Muhammad Sani wafat, Nurdin Basirun dilantik menjadi Gubernur Kepri dan pada akhirnya ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena kasus suap reklamasi.

Selanjutnya Isdianto yang menjadi wakil Gubernur Kepri dilantik menjadi Plt Gubernur Kepri. Isdianto dengan Soerya Respationo sebenarnya sudah mendeklarasikan akan berpasangan di Pilgub Kepri 2020.

Baca Juga: Surabaya Zona Merah Pekat, Blegur Prijanggono Minta Risma Perketat Protokol COVID-19

Namun keduanya 'cerai' di tengah jalan. "Untuk balon kepala daerah Kabupaten Bintan, nama yang diusulkan Robby Kurniawan," tambah Maruf.

Lanjutnya, untuk balon di Kabupaten Lingga ada nama M Ishak, Kota Batam ada nama Ruslan Ali Wasyim, Taba Iskandar, Fauzi Bahar.

Sementara di Kabupaten Natuna ada nama Hadi Chandra, dan Ngesti Yuni Suprapti. "Di Kabupaten Karimun bakal calon tunggal adalah Aunur Rafiq (petahana)," beber Maruf.

Terakhir, di Kabupaten Anambas ada nama Fachrizal dan Johari. Maruf menegaskan nama-nama itu saat ini masih sebatas bakal calon. Ia mengatakan, siapa jago yang diusung tetap di DPP Partai Golkar di Jakarta yang memutuskannya.

Baca Juga: Rekomendasi DPP Turun, Golkar Cilegon Panaskan Mesin Partai Untuk Menangkan Ratu Ati Marliati

Ketua DPW Demokrat Bertemu Soerya Respationo

Arah koalisi PDIP pada Pilkada Kepri 2020 kembali menjadi sorotan. Pengurus Partai Gerindra dan Partai Keebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Kepri diketahui berkunjung ke kediaman Soerya Respationo di Kota Batam, Minggu (7/6/2020).

Tidak hanya PDIP, strategi untuk memenangkan Pilgub Kepri sebelumnya telah dilakukan Partai Golkar Kepri.

Selain mengumumkan sejumlah nama calon kepala daerah pada tujuh kabupaten/kota, termasuk Provinsi Kepri, dalam Rapat Pleno I yang berlangsung di hotel Kota Batam, Sabtu (6/7) kemarin juga membahas target pemenangan Pilkada dan konsolidasi untuk Pilkada serentak 2020.

Baca Juga: Didukung Polres Padang Pariaman dan Polresta Pariaman, John Kenedy Azis Bagikan Ribuan Masker

Menurut Soerya, bersama Gerindra dan PKB, mereka memang memperkuat koalisi untuk menghadapi pilkada tahun ini. Apalagi, diperkirakan proses politik terus berlangsung di masa pandemi.

Soerya dan koalisi juga membahas pola-pola yang akan mereka lakukan untuk bertemu dengan calon pemilih. KPU pun sudah mengeluarkan semacam panduan dan hal-hal yang tidak boleh dilaksanakan semasa pandemi ini.

Menurut Soerya, di antara diskusi itu, pihaknya lebih banyak membicarakan upaya untuk membantu masyarakat terdampak pandemi ini. Soerya bersama PDIP pun sejak awal pandemi ini mewabah sudah melakukan berbagai langkah antisipasi dan membantu masyarakat.

Baca Juga: TM Nurlif Surati Abuya Sarkawi Minta Tetap Memimpin Bener Meriah Hingga Akhir Jabatan

Sabtu (6/6) malam pun Soerya Respationo menerima silaturahmi Apri Sujadi, Bupati Bintan, yang juga Ketua DPW Demokrat Kepri. Selain Pilkada 2020, Soerya dan Apri juga berdiskusi soal Pandemi Covid 19, dan perkembangan politik kawasan ini.

PDIP Kepri pun, bersama Gerindra dan PKB juga membahas langkah-langkah sosial kemasyarakatan didalam menghadapi pandemi Covid19. Karena bagi Soerya, kesehatan masyarakat adalah yang utama

“Kami ingin masyarakat terbantukan akibat wabah ini. Karena itu, walaupun membahas pilkada, poin-poin membantu masyarakat menjadi yang utama,” kata Soerya dalam keterangan yang diterima TribunBatam.id, Minggu (7/6/2020).

Baca Juga: Bamsoet Sebut Suarakan Keadilan Tak Sama Dengan Makar Atau Tindakan Kriminal

Ismeth Abdullah Siap Bertarung

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak akan digelar September 2020 mendatang akan diikuti 270 daerah dengan rincian 9 daerah akan melakukan pemilihan gubernur, 224 pemilihan bupati, dan 37 daerah lainnya pemilihan walikota.

Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) termasuk dari 9 provinsi yang yang ikut dalam Pilkada serentak tersebut. Untuk pemilihan Gubernur (Pilgub) Kepri itu muncul nama-nama besar seperti mantan Gubernur Kepri Ismeth Abdullah dan mantan wakil Gubernur Kepri Soerya Respationo.

Nama dua mantan pemimpin Kepri tersebut mulai muncul saat penjaringan dan survei beberapa partai politik. Ismeth Abdullah sendiri saat dikonfirmasi mengaku siap bertarung menghadapi Soerya Respationo dalam Pilgub Kepri 2020. "Saya sangat siap dan sangat siap," tegas Ismeth, Kamis (16/1/2020).

Baca Juga: Bantu Nelayan di Selat Madura, Sahat Tua Simanjuntak Apresiasi Gubernur Jatim dan Pangkoarmada II

Kesiapan Ismeth tersebut didasari oleh harapan yang cukup tinggi yang disampaikan oleh masyarakat ketika bertemu dengan saat berkeliling bersilaturahmi. "Banyak masyarakat yang masih menginginkan saya maju di Pilgub mendatang," ujarnya.

Mantan orang nomor satu di Kepri tersebut hingga saat ini terus melakukan konsolidasi dan komunikasi politik. Baik itu dengan partai politik yang ada dan juga tokoh masyarakat guna mengumpulkan dukungan untuk maju di Pilgub Kepri mendatang.

Nasib Isdianto

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kepri, Isdianto hanya tersenyum ketika sejumlah awak media menanyakan calon pasangannya di Pilgub Kepri. Meski demikian, ia memastikan akan maju dalam Pilgub Kepri 2020.

Baca Juga: Didukung Ketua AMPI Sulut, Jilly Gabriella Eman Makin Optimis Tatap Pilwako Tomohon

"Kalau maju, pasti maju, malulah saya dengan kalian (awak media) kalau tak berani maju," ucapnya sambil tertawa, Selasa (10/3/2020).

Saat ini, Isdianto masih terus berkomunikasi ke sejumlah beberapa partai politik. "Saya masih komunikasi terus kok, dan semua orang di partai politik saudara saya," ujarnya.

Majunya dalam Pilgub Kepri, disebut-sebut melanjutkan perjuangan Alm H. Muhammad Sani. Namun sejauh ini, Isdianto masih tertutup soal langkah politik yang akan dilakukan.

"Tidak menutup kemungkinan, untung sabut terulang kembali. Liat Ayah (alm. HM Sani) kan gak tergesa-gesa. Santai saja dulu. Biarkan berjalan dulu, kalau sudah waktunya. Saya akan deklarasi kok," katanya. {batam.tribunnews.com}

fokus berita : #Akhmad Ma’ruf Maulana