14 Juni 2020

Golkar Kawinkan Pengusaha Muda Dico Ganinduto Dengan Petahana Mirna Annisa di Pilkada Kendal

Berita Golkar - Politisi muda dari Partai Golongan Karya (Golkar) Dico Mahtado Ganinduto digadang-gadang jadi pendamping petahana Mirna Annisa dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kendal 2020. Bahkan, rekomendasi bagi Dico untuk menemani Mirna ini pun telah turun dari DPP Golkar.

Hal ini dibenarkan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Golkar Kendal, Tardi. Tardi mengatakan, Dico merupakan mantan calon legislatif (caleg) Golkar dari daerah pemilihan Jateng 1 di Pileg 2019 lalu. "Benar, Dico diduetkan dengan Mirna Annisa atau petahana," ungkap Tardi di Kendal, Minggu (14/6/2020).

Menurut Tardi, penentuan duet Mirna-Dico telah melewati berbagai pertimbangan. Katanya, rekomendasi untuk Dico sebagai bacawabup sudah ada beberapa waktu yang lalu. "Partai Golkar mantap mengusung Dico sebagai bakal calon wakil bupati. Rekomendasi sudah diberikan sejak sebelum maraknya virus korona," terangnya.

Baca Juga: Firlie Hanggodo Siap Jembatani Nelayan Dengan Pertamina Terkait Kompensasi Tumpahan Minyak Karawang

Tardi menuturkan, pihaknya telah berkomunikasi dengan beberapa partai politik perihal pencalonan kader Golkar tersebut sebagai bakal calon wakil bupati Kendal. Termasuk, komunikasi dengan Mirna Annisa.

Dikonfirmasi, Mirna menegaskan siap maju dalam Pilkada 2020 yang direncanakan digelar Desember. Hanya saja, kesiapannya tergantung pada rekomendasi dari partai yang mau mengusung dia kembali menjadi bacalon bupati.

"Persiapannya tergantung, kalau dikasih rekom, maju lagi. Kalau gak ada rekom, ya gimana lagi, gak maju lagi," ujarnya.

Baca Juga: Lalu Satriawandi Menolak, Golkar Usulkan Nursiah di Pilkada Loteng 2020

Kata Mirna, komunikasi telah ia lakukan kepada sejumlah partai. Hanya, ia menegaskan, terkait penilaian, kelayakan atau tidak layaknya dirinya maju lagi dalam pilkada, ada pada pandangan masyarakat Kendal. "Komunikasi semua partai. Penilaian tetap di masyarakat. Kelayakan atau tidak layak ada di teman-teman kedinasan dan masyarakat Kendal," katanya.

Sementara itu, rekomendasi dari PDI Perjuangan hingga kini belum turun. Termasuk, beberapa partai lain yang mempunyai kursi pada Pilkada 2020.

Badan Adhoc Diaktifkan

Terpisah, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kendal Hevy Indah Oktaria mengatakan, segera mengaktifkan badan adhoc yang telah terbentuk untuk Pilkada 2020. Hal ini sesuai surat edaran KPU RI yang kembali melanjutkan tahapan pilkada yang sempat terhenti akibat wabah corona.

Baca Juga: Borong Rekomendasi 9 Partai di Pilbup Luwu Timur, Thoriq Husler Ingin Lawan Kotak Kosong

"Iya, berdasarkan SE tersebut, mulai besok (hari ini), 15 Juni, badan adhoc KPU Kendal mulai diaktifkan," terang Hevy di Kendal, Minggu.

Badan adhoc yang diaktifkan tersebut meliputi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS).

Selanjutnya, pihaknya bakal melanjutkan tahapan, semisal pemutaakhiran dan penyusunan daftar pemilih, pengumuman daftar pasangan calon, pendaftaran pasangan calon, verifikasi persyaratan, penetapan paslon, kampanye, pemungutan suara, perhitungan hasil suara, dan penetapan calon terpilih.

Baca Juga: Ini Susunan 120 Pengurus Partai Golkar Aceh Periode 2020-2025

Senada, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kendal juga mengaktifkan kembali panitia pengawas kecamatan dan kelurahan. Ketua Bawaslu Kendal Odilia Amy Wardayani mengatakan, pengaktifan panwas berlaku mulai jenjang desa atau kelurahan hingga kecamatan.

"Setelah lama vakum karena tahapan pilkada dihentikan, mulai besok, panwas diaktifkan kembali mengingat tahapan pilkada juga diaktifkan. Ada 446 staf panwas, meliputi 286 Panwas desa, 60 Panwascam, dan 100 staf Panwas di 20 kecamatan," terangnya. {jateng.tribunnews.com}

fokus berita : #Dico Ganinduto #Tardi #Mirna Annisa