18 Juni 2020

Berita Golkar - Masa jabatan Ketua DPD Partai Golkar kabupaten/kota akan berakhir pada 30 Juli 2020 ini. Agar tidak terjadi kekosongan kepemimpinan, Partai Golkar Kalsel akan menunjuk pelaksana tugas (Plt).

Sebelumnya jabatan Ketua DPD 13 kabupaten/kota sudah berakhir namun berdasarkan hasil rapat di pusat dilakukan perpanjangan karena Covid-19 selama tiga bulan dan pada 30 Juli ini akan berakhir.

Berbeda dengan provinsi, secara aklamasi  Sahbirin Noor kembali didukung menjadi Ketua DPD Partai Golkar Kalsel untuk periode 2020-2025. "Ketua DPD Partai Golkar Kalsel akan menetapkan Plt ini, yang pasti harus berasal dari unsur pengurus di DPD Golkar Provinsi Kalsel," jelas Ketua DPRD Kalsel tersebut.

Baca Juga: Jejak Digitalnya Dibongkar Warganet, dr Tirta Hudi Terancam Berurusan Dengan Kader Golkar Milenial

Hingga saat ini (18/6/2020) belum keluar SK Plt ketua DPD Partai Golkar se-Kalsel. Disamping itu siapa yang berhak nantinya mengeluarkan SK, Supian mengungkapkan bisa Ketua atau Ketua harian. "Ketua harian pun bisa menandatanganinya," yakin dia.

Ketua Harian DPD Partai Golkar Kalsel, H Supian HK mengatakan sesuai hasil Rapimnas Golkar di Jakarta DPD Provinsi akan melaksanakan Musda dan dilanjutkan Musda pada kabupaten/kota nantinya.

Sehingga selama Musda belum dilaksanakan DPD akan menunjuk pelaksana tugas (Plt) untuk mengisi kekosongan kepemimpinan apalagi menjelang Pilkada yang digelar pada 9 Desember mendatang. {www.beritabanjarmasin.com}

fokus berita : #Supian HK


Kategori Berita Golkar Lainnya