18 Juni 2020

Berita Golkar - Politisi Partai Golkar Erwin Aksa mengemukakan pandemi Corona telah mengakibatkan runtuhnya dunia usaha. Kehadiran wabah yang ganas ini membuat jutaan orang kehilangan pekerjaan dan daya beli masyarakat merosot drastis.

"Persoalan sekarang adalah tidak adanya likuiditas. Pemerintah harus melakukan intervensi karena likuiditas adanya di pemerintah," kata Erwin dalam Webinar bertema "Ketahanan Sosial Ekonomi Dalam Tatanan Kehidupan Normal Baru" di Jakarta, Kamis (18/6/2020).

Dalam rilis yang disebar ke media, Erwin menyebut tanpa intervensi pemerintah, sangat berat bagi dunia usaha untuk bangkit. Di sisi lain, masyarakat tidak akan bisa belanja tanpa adanya stimulus likuiditas dari pemerintah.

Baca Juga: Ace Hasan Heran Data Kemiskinan Indonesia Tak Kunjung Valid

“Ini memang situasi sulit bagi pemerintah. Namun intervensi pemerintah bagi dunia bisnis sangat penting,” tegas Erwin yang juga Wakil Ketua Umum Kadin.

Sementara Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono yang juga tampil sebagai pembicara dalam Webiner tersebut mengingatkan, kebijakan dari setiap kementerian/lembaga dalam pola hidup baru atau new normal  harus terintegrasi. Hal itu untuk menekan potensi masalah dalam teknis di lapangan.

“Implementasi kebijakan harus konsisten. Sikap inkonsistensi akan mengundang reaksi yang pada gilirannya dapat menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat,” kata Argo.

Baca Juga: Mahkamah Partai Ambil Alih Kasus Pencopotan Plt Ketua Golkar se-Sulsel

Argo yakin jika tatanan kehidupan baru diterapkan dengan penuh disiplin akan membangun keseimbangan. Keseimbangan itu berupa kesehatan tetap terjaga, ekonomi bergerak naik, dan tatanan sosial menjadi semakin kondusif. {www.beritasatu.com}

fokus berita : #Erwin Aksa


Kategori Berita Golkar Lainnya