02 Oktober 2017

Penguasa janganlah menghabiskan waktu, tenaga dan pemikiran hanya untuk membicarakan tentang moralitas, demikian juga para Politisi. Politisi sebaiknya fokus berfikir dan menciptakan UU, Penguasa juga harus tegas dalam melaksanakan hukum, jika ada warga negara diduga melanggar pasal-pasal KUHP, maka segera proses di pengadilan dan jika bersalah maka Penguasa harus memberikan hukuman yang seberat-beratnya agar hukuman yang tegas tersebut sebagai pembelajaran buat seluruh warga masyarakat. Dengan memberikan hukuman yang seberat-beratnya maka secara tidak langsung Penguasa sudah memberikan pembelajaran moralitas kepada seluruh masyarakat.

Filsafat hukum meyakini bahwa secara lahiriah manusia memiliki sifat jahat, lebih mementingkan kepentingan diri sendiri daripada kepentingan umum. Politisi membuat UU agar prilaku jahat tersebut yang lebih mementingkan diri sendiri bisa dikendalikan oleh Hukum.

Bagaimana dengan kasus e-ktp yang melibatkan Politisi dan juga sebagai Ketua umum Partai Golkar Setya Novanto yang sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK ? Dan bagaimana dengan Praperadilan yang menerima gugatan dari kuasa hukum Setya Novanto ?

Ada beberapa pertanyaan sebagai renungan bersama buat kita semua, seperti :
(1). Apakah para penegak hukum sudah melaksanakan tugas dan bertanggung jawabnya secara benar ?
(2). Apakah hukum bisa dikendalikan oleh Politisi ?
(3). Apakah masyarakat percaya dengan Penguasa dalam menerapkan hukum ?

Pertanyaan yang sangat sederhana dan bisa menjelaskan cukup banyak perspektif yang berbeda-beda dan dari sudut pandang yang berbeda pula. Saya sebagai salah satu aktifis Praja Muda Beringin dan juga sebagai Fungsionaris Partai Golkar Kota Bogor bisa mengambil sebuah pembelajaran yang sangat berharga bahwa sebisanya politisi jangan bermental fragmatis tetapi harus memiliki gagasan dan ide demi kepentingan umum serta berlatih untuk berfikir dan bersikap sebagai seorang negarawan. Sudah saatnya para Politisi kembali kepada tugas, fungsi dan tanggungjawabnya ysng sudah diatur oleh UU.

Golkar bangkit, Golkar jaya, Golkar menang.

Tonny Saritua Purba (Fungsionaris Golkar Bogor, Aktivis Praja Muda Beringin)

fokus berita :


Kategori Berita Golkar Lainnya