20 Juni 2020

Berita Golkar - Peristiwa pembakaran kantor DPD Golkar Jawa Timur, terungkap saat kunjungan roadshow silaturrahim Ketua DPD Partai Golkar menemui Ketua PW Muhammadiyah Jatim.

Ternyata kantor DPD Golkar Jatim tidak jauh dari Kantor PW Muhammadiyah. Kedua kantor ini jaraknya tidak sampai 80 meter. “Jaraknya hanya 50 meteran,” ujar Sarmuji, Ketua DPD Golkar Jatim.

Peristiwa aksi massa yang menuntut reformasi turunnya Presiden Soeharto, berimbas di semua daerah. Termasuk di Jawa Timur. Sasaran massa anti orde baru kala itu, melakukan pembakaran kantor DPD Golkar dan menghadang para peserta kampanye agar menyobek kaos Golkar.

Baca Juga: Airlangga Hartarto Yakin Omnibus Law Cipta Kerja Bakal Bawa Indonesia Jadi Negara Terdepan se-ASEAN

Apa sejarah yang terungkap dari pertemuan antara Ketua DPD Golkae Jatim, Muhammad Sarmuji, yang juga anggota Komisi XI DPR RI ini , dengan Ketua PWM ?

Hal itu diceritakan oleh Ketua PW Muhammadiyah, Dr Saad Ibrahim. Di hadapan Ketua DPD Golkar Jawa Timur, Saad Ibrahim menjelaskan meski tetangga dekat kantor sejak 1998 tidak ada silaturahim.

“Baru kali ini saja di era Ketua DPD Muhammad Sarmuji, tetangga dekat kantor ini silaturrahim,” ujarnya.

Ada Kejadian Tak Terlupakan Bagi Golkar

Agak jauh merenggangnya komunikasi dan kurang lancar itu memang ada kejadian tak terlupakan bagi Golkar. Kantor DPD Golkar dibakar masaa di era tahun 1998.

Baca Juga: Hamka Baco Kady Blak-blakan Bahas RUU HIP dan New Normal Di Depan Konstituen di Makassar

Saad menceritakan keakraban tetangga kantor saat itu terjadi, karena saat gedung Golkar dibakar massa, karyawan dan barangnya diungsikan di Kantor PW Muhammadiyah. “Saat dibakar semua ngungsinya ke sini,” ujar Saad Ibrahim.

Saad bersyukur, Pengurus DPD Golkar Jatim di bawah kepemimpinan Muhammad Sarmuji mau menyambung silaturahim itu. “Alhamdulillah setelah sekian lama putus komunikasi, Golkar Jawa Timur hari ini mau datang lagi. Ini kepemimpinan yang bagus di Golkar Jatim,” tukasnya.

Dia hanya berharap tali silaturahim ini diteruskan sehingga hubungan ini ke depan semakin erat. Dr. Saad Ibrahim, Ketua PW Muhammadiyah Jawa Timur, di depan rombongan Pengurus DPD Golkar, mengaku sejak mengikuti Pemilu 1971, tidak nyoblos Golkar, tapi saat kuliah S3, harus Golkar.

Baca Juga: Optimis Jungkalkan Dominasi PDIP, Golkar Galang Koalisi Besar Lima Partai di Pilkada se-Bali

Karena salah satu dosen penguji dari Golkar. Setelah itu nggak Golkar lagi. “Saya mengakui bahwa Golkar itu adalah partai besar dan hebat. Golkar adalah kebanggaan kita bersama,” tukas Saad Ibrahim, disambut riuh rombongan.

“Jika teman Golkar merasa tidak dekat, itu lebih karena teman teman ini belum mengenal Muhammadiyah secara sungguh sungguh. Anggota Muhammadiyah itu tidak harus berpolitik di Partai Amanat Nasional (PAN), karena bisa ke mana saja baik di Golkar. Tapi yang perlu diingat betul adalah jadilah politik yang bernilai,” tukas Saad Ibrahim.

Saad : Dua Kader Muhammadiyah Masuk Golkar

Dosen di UIN Malang ini lantas mengurai arti politik bernilai. Artinya harus memberi manfaat kepada orang lain, amanah dan santun. “Jangan hanya untuk dirinya sendiri. Anggota Muhammadiyah silakan berpartai sesuai keinginannya,” tegasnya.

Baca Juga: Menpora Zainudin Amali Ajak Masyarakat Hidup Sehat Dengan Senam Kebugaran

Dia pun sebut nama, yakni Nugroho. Kader Muhammadiyah yang ikut Golkar. Sebelum masuk, Nugroho minta izin ke organisasi.

“Saya kasih pesan jika sudah berpolitik jadilah berpolitik yang bernilai. Sebelum ini ada dua orang yang berkarir di Golkar yakni Syafig Mughni dan Zainudin Maliki, sekarang DPR RI asal PAN,” bebernya.

Lembaga Perguruan Tinggi Muhammadiyah telah melahirkan banyak politisi baik di negeri ini, bahkan Muhammadiyah memiliki lembaga pendidikan semua jenjang, dai dan ustadz, dosen dan pejabat.

“Banyak pula menelorkan pendeta. Itu artinya perguruan tinggi Muhammadiyah sangat terbuka, untuk umum,” tukasnya lagi.

Baca Juga: Golkar DKI Gandeng PMI Gelar Donor Darah Atasi Menipisnya Stok Darah di Jakarta

Saad Ibrahim juga menawarkan kalau Masjid Golkar memerlukan da’i untuk Jumatan atau khotib hari hari besar Islam disilakan. “Cukup nelpon ‘wong’ kita ini tetangga saja,” ujarnya.

Soal pandemi Covid, Muhammadiyah menerima banyak bantuan dari masyarakat. Termasuk bantuan dari warga keturunan, China dan telah disalurkan kepada masyarakat 100 persen.

Muhammadiyah tidak mengambil bantuan malahan ditambahi untuk disalurkan ke terdampak di Malaysia dan warga di bawah jembatan Moro Krembangan.

Covid Tidak Bisa Diselesaikan Sendiri

Masalah Covid-19 ini tidak bisa diselesaikan sendiri. Artinya, harus diselesaikan dengan gotong royong. Golkar punya peran. Muhammadiyah juga punya peran.

Baca Juga: Sudah Mundur Dari DPP Golkar Saat Ditunjuk Jadi Komisaris Telkom, Rizal Mallarangeng Tak Langgar Aturan

Sementara itu, M. Sarmuji, menegaskan kedatangannya bersama Sekretaris Sahat Tua Simanjuntak, di PW Muhammadiyah, untuk perkenalan pengurus baru periode 2020-2025 setelah dari PWNU Jawa Timur.

Kepengurusan baru ini, kata Samuji, warnanya sudah beragam. “Contohnya Mas Nugroho, Muhammadiyah jadi wakil sekretaris bidang keagamaan,” ujarnya.

Sarmuji , berterimakasih sudah diberi kesempatan audiensi, ditambah dijamu dengan hidangan sate.” Itu kesukaan teman teman Golkar, ” katanya sambil tertawa.

Dia berharap hubungan ini bisa berlanjut dan semakin akrab. “Kami terima tawaran Kiai Saad termasuk kebijakan bisa diakomodasi melalui DPRD Kabupaten/Kota, Provinsi dan DPR RI,” ujarnya.

Baca Juga: Disambangi Petinggi Gerindra dan PDIP, Golkar Jadi Rebutan di Pilkada Kota Depok

Di acara ini, dari pihak PWM hadir Ketua PWM Jatim DR. KH Saad Ibrahim didampingi Sekretaris Tamhid Masyhudi, Bendahara DR dr. Sukadiono, Prof. Achmad Zainuri, Wakil Ketua Dr. Hidayatullah, Nadjib Hamid, MSi, Noer Cholis Huda.

Sedangkan dari Golkar, Ketua M. Sarmuji, Sekretaris Sahat Tua Siamanjuntak, Bendahara Blegur Prijanggono, Kodrat Sunyoto, Wakil Ketua RB Zainal Arifin, Hery Sugihono, Meulila Osman, Wahid Nurahman, Redatini, Syaifullah Maksum, Aan Ainur Rofiq, Made Sarjana, Rahmad Basuki, Rifan dan beberapa pengurus lainya. {nusadaily.com}

fokus berita : #Sarmuji #Saad Ibrahim


Kategori Berita Golkar Lainnya