23 Juni 2020

Berita Golkar - Ketua Harian DPD Partai Golkar Sumsel Anita Noeringhati menyatakan kekhawatirannya, terkait pelaksanaan Pilkada serentak, 9 Desember mendatang.

Menurutnya, partisipasi pemilih di pesta demokrasi lima tahunan tersebut terancam menurun akibat bertepatan dengan masa pandemi Covid-19. “Saya khawatir partisipasi pemilih tidak akan terlalu besar, karena adanya virus Covid-19 ini,” ujarnya, Selasa (23/6).

Dikatakannya, untuk penyelenggara Pemilu harus memiliki strategi, khusus untuk menjaga keinginan masyarakat menggunakan hak pilihnya. “Pemilu ini kan sistemnya Luber (langsung, umum bebas dan rahasia), jadi harus ada strategi yang baik dari penyelenggara pemilu,” terangnya.

Baca Juga: Adies Kadir Ingatkan Menkumham Yasonna Segera Tuntaskan RKUHP dan RUU Pemasyarakatan

Dalam Pilkada serentak ini, dikatakan Anita, Partai Golkar belum mengeluarkan bakal calon kepala daerah yang akan diusung, karena masih berproses di DPP. Dimana, prosesnya DPP terlebih dahulu melakukan survei para bakal calon kepala daerah.

“Sebelumnya kita juga sudah mengajukan sejumlah nama bakal calon kepala daerah ke DPP Golkar. Nantinya, nama-nama tersebut akan diplenokan dan itu dihadiri oleh Ketua DPD Golkar Sumsel, dan apa yang disampaikan oleh Ketua DPD akan menjadi pertimbangan teknis maupun non tekhnis bagi DPP untuk menentukan calon yang diusung,” tandasnya.

Dalam kesempatan itu, Anita juga berpesan kepada bakal calon kepala daerah yang nantinya diusung oleh Golkar, untuk tidak melupakan kesepakatan politik, yang diantaranya harus merealisasikan visi misinya, dan bekerja sesuai tugas dan fungsinya sebagai kepala daerah. “Begitu komitmen dengan Golkar, kesepakatan itu harus dijalankan,” tukasnya. {palpres.com}

fokus berita : #Anita Noeringhati


Kategori Berita Golkar Lainnya