26 Juni 2020

Berita Golkar - Keputusan Mahyunadi-Kinsu berduet sebagai pasangan bakal calon bupati dan calon wakil bupati di Pilkada Kutai Timur (Kutim) 2020 tampaknya tidak main-main. Dalam waktu dekat, keduanya berencana akan mengumumkan partai-partai apa saja yang akan menjadi perahu politik pada pemilu tahun ini.

Hal diutarakan pasangan yang mengusung tagline ‘Makin Maju’ ini saat kongkow dengan sejumlah awak media pada Kamis (25/6/20) malam. Di depan awak media, Mahyunadi-Kinsu menegaskan, keikutsertaan dalam kontestasi Pilkada Kutim 2020 semata-mata karena panggilan jiwa untuk memperbaiki Kutim menjadi lebih baik lagi.

“Saya tegaskan lagi, majunya kami mengikuti konstelasi Pilkada Kutim ini, karena adanya keresahan melihat kondisi Kutim yang bisa dibilang pembangunan stagnan serta permintaan tokoh masyarakat, agama dan parpol,” ungkap Mahyunadi.

Baca Juga: Rahmat Effendi Bakal Pimpin Golkar Kota Bekasi Periode Keempat, Kaderisasi Mandek?

Pria yang pernah menjabat ketua DPD II Golkar Kutim ini menyoroti mandeknya pembangunan di Kutim. Lambannya pembangunan dalam 4 tahun terakhir menurut dia tidak lepas dari persoalan defisit keuangan yang tidak kunjung dapat diselesaikan pemerintah.

Mahyunadi mencontohkan, saat masih menjabat ketua DPRD Kutim, dia sempat mengusulkan pembangunan sejumlah infrastruktur lewat multi years contract (MYC). Namun usulan itu kandas lantaran pemerintah beralasan Kutim mengalami defisit.

Hal itu tidak hanya berlangsung sekali. Pada tahun-tahun berikutnya pun, usulan pembangunan kembali gagal dijalankan dikarenakan persoalan serupa, defisit. Menurutnya, saat kabupaten/kota lain telah berhasil keluar dari defisit keuangan yang melanda pada 2015-2016 lalu, Kutim justru masih berkutat dengan masalah serupa.

Baca Juga: Syarat Umur Dalam PPDB, Fraksi Golkar Nilai Disdik DKI Arogan dan Tak Punya Hati

“Atas alasan itu, saya mengikhtiarkan diri untuk memimpin langsung pembangun Kutim. Pada awalnya, saya berpikir, tanpa saya menjadi bupati, Kutim akan baik-baik saja. Tetapi hal sebaliknya terjadi,” tuturnya.

Pria yang karib disapa Yubat ini meyakinkan, jika masyarakat mengamanatkannya sebagai bupati Kutim, maka dia akan mengupayakan pada tahun pertama dia memimpin, seluruh utang-utang pembangunan yang menyandera selama ini akan dia tuntaskan. Sehingga pada tahun kedua, upaya percepatan dan pemerataan pembangunan sudah dapat digenjot.

“Jika diamanahkan memimpin, maka pada tahun pertama kami memimpin, persoalan defisit akan kami selesaikan, semua utang proyek akan dibayarkan,” tegasnya.

Baca Juga: Erry Purwanto Siap Dampingi Bos Mayasari Grup, Azies Rismaya di Pilbup Tasikmalaya

Sementara itu, dipilihnya H Lulu Kinsu sebagai pendamping, diakui Mahyunadi telah berdasarkan berbagai pertimbangan matang. Termasuk mendapatkan dukungan dari berbagai tokoh hingga akhirnya menyimpulkan Kinsu sebagai pasangan yang tepat. Apalagi Mahyunadi merasa jika Kinsu memiliki cara pandang dan tujuan yang sama dalam keikutsertaan dalam Pilkada Kutim kali ini.

H Lulu Kinsu sendiri merupakan tokoh pengusaha muda Kutim. Kinsu menyatakan siap untuk mendampingi Mahyunadi guna memenangkan pilkada. “Saya membawa figur tokoh masyarakat yang punya tujuan sama, ingin fokus memperbaiki inti pemerintahan seperti tata kelola keuangan sehingga tak ada lagi defisit-defisit itu,” pungkasnya.

Keresahan terhadap berbagai persoalan pembangunan juga menjaga alasan kuat Kinsu bulat memutuskan maju di Pilkada Kutim. Bagi Kinsu, baik sebagai calon bupati maupun wakil bupati, prinsip dasar yang ingin bangun yakni, bagaimana bisa memberikan kontribusi nyata bagi kemanjuan Kutim 5 tahun ke depan.

Baca Juga: Erry Iriansyah Bagikan 800 Paket Sembako Bagi Masyarakat Kubu Raya Terdampak COVID-19

“Tujuan saya maju dan mendampingi Pak Mahyunadi di Pilkada Kutim, karena saya ingin ikut serta membangun dan membenahi Kutim. Saya ingin, utang-utang selama ini dapat dituntaskan. Sehingga pembangunan di Kutim dapat genjot. Keinginannya adalah bagaimana Kutim bisa maju dan punya nama yang baik di Kaltim maupun Indonesia,” katanya. {wartakutim.co.id}

fokus berita : #Mahyunadi #Kinsu


Kategori Berita Golkar Lainnya