30 Juni 2020

Berita Golkar - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, resmi menetapkan pasangan calon gubernur, wali kota, dan atau bupati untuk maju di Pilkada serentak 2020. Tidak terkecuali di 12 kabupaten/kota di Sulsel. Satu di antaranya Irman Yasin Limpo diumumkan namanya sebagai bakal calon usungan Golkar.

Penetapan usungan pasangan calon tersebut berdasarkan hasil keputusan rapat tim Pilkada DPP yang dipimpin langsung Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, Senin (29/6/2020). Pasca pengumuman usungan di pilwalkot, respon positif pun datang dari pengurus Golkar Makassar setelah DPP Partai Golkar mendukung Irman Yasin Limpo di Pilwali.

Wakil Sekretaris Bidang Media dan Penggalangan Opini Golkar Kota Makassar, Andi Aswadi dalam rilisnya mengatakan bahwa Irman Yasin Limpo bukan lagi orang baru di Golkar.

Baca Juga: Tony Eka Candra Sosialisasi Perda Ketahanan Keluarga dan Bahaya Narkoba di Palas Jaya

Sebelum adanya keputusan ASN dilarang berpolitik, None adalah kader Golkar, bahkan beliau tercatat menjadi bagian dari organisasi pendiri Golkar di antaranya Kosgoro dan MKGR.

"Saat Golkar Makassar membuka pendaftaran calon wali kota, Irman Yasin Limpo mengikuti mekanisme proses pendaftaran di partai, salah satu calon yang diusulkan secara berjenjang saat pendaftaran di Golkar September 2019 lalu," kata Aswadi, Selasa (30/6/2020).

Jadi pasca putusan DPP menetapkan None terkait usungan di Pilkada Makassar, para pengurus Golkar kata Aswadi tak heran.

Baca Juga: Tak Diusulkan Golkar Kalsel di Pilwali Banjarmasin 2020, Hj Ananda Pilih Tutup Mulut

"Kami tidak heran dan selanjutnya akan solid memenangkan None di Makassar, None bukan orang baru di Golkar. Tidak ada alasan kader untuk tidak mendukung dan menangkan Irman," katanya.

Sebelumnya, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Makassar Farouk M Beta merespon keputusan DPP Golkar terkait dukungannya pada pemilihan wali kota (Pilwali) Makassar 9 Desember 2020 mendatang.

Mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar tersebut menambahkan, DPP sudah mengambil keputusan berdasarkan perkembangan dan dinamika politik yang berkembang sehingga saatnya partai berlambang pohon beringin memperhatikan kekuatannya.

Baca Juga: Ini Jagoan Golkar di 12 Pilkada Serentak se-Sulsel

"Saatnya Partai Golkar memperlihatkan jati diri sebagai partai besar, partai yang diperhitungkan dengan mengkonsolidasi struktur partai," kata Aru sapaannya melalui pesan WhatsApp, Selasa (30/6/2020) pagi.

"Mulai dari kota hingga ke pokkar (kelompok-kelompok kader), saksi-saksi dan seluruh lembaga yang melahirkan dan dilahirkan," kata Aru menambahkan.

Tak sampai disitu kata Aru, termasuk juga harus mengkonsolidasikan lembaga in body Partai Golkar untuk bersatu dan solid kepada keputusan partai. "Kita butuh pemimpin yang konsisten yang menghargai partai-partai dan menjunjung tinggi kedaulatan rakyat dan Insya Allah, itu ada sama Bapak Irman Yasin Limpo," tegas Aru.

"Untuk itu saya serukan dengan ucapan Bismillahirrahmanirrahim, mari kita bersatu dan bekerja untuk kepentingan rakyat. Allahu Akbar," kata Aru menambahkan lagi. {makassar.tribunnews.com}

fokus berita : #Irman Yasin Limpo #Andi Aswadi


Kategori Berita Golkar Lainnya