01 Juli 2020

Optimis Maju di Pilwali Surabaya, Gus Hans Irit Bicara dan Pilih Fokus Tangani COVID-19

Berita Golkar - Bakal Calon Wakil Wali Kota Surabaya, HM Zahrul Azhar Asumta Asad mengaku optimistis soal pencalonannya di Pilkada Surabaya 2020. Namun, pria yang akrab disapa Gus Hans ini mengaku masih ingin fokus untuk menangani virus Corona ( Covid-19 ) di Kota Pahlawan.

Oleh karena itu, ia juga mengaku belum berkomunikasi dengan partai lain. Termasuk, untuk membicarakan peluang mendampingi Bakal Calon Wali Kota Surabaya yang telah mendapat restu tujuh partai, Machfud Arifin.

"Sampai sekarang saya belum melakukan komunikasi secara intens kepada partai-partai lain," kata Gus Hans kepada TribunJatim.com ketika dikonfirmasi di Surabaya, Selasa (30/6/2020).

Baca Juga: Kasmidi Bulang Positif Dampingi Ardiansyah Sulaiman di Pilbup Kutai Timur 2020

Gus Hans menerangkan, pihaknya masih fokus menangani pandemi yang menurutnya hingga kini belum menemukan titik terang.

Ia bersinergi dengan berbagai elemen untuk menyiapkan bantuan kepada masyarakat. "Kami baru saja mendapat amanah dari perwakilan negara Taiwan untuk membagi masker medis kepada nakes (tenaga kesehatan) di Surabaya. Hal ini sebagai wujud kepedulian Taiwan untuk warga Surabaya," kata Gus Hans.

Sekalipun demikian, ia mengaku berkomunikasi intensif dengan Partai Golkar, partai yang menaunginya saat ini. Ia juga mengetahui bahwa Partai Golkar mengusulkan namanya dan Arif Fathoni sebagai pendamping Machfud Arifin.

Baca Juga: Nusron Wahid Dukung Penuh Rencana Pertamina Lempar Subholding Ke Lantai Bursa

"Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan partai kepada saya dan Mas Fathoni. Mas Fathoni juga punya potensi mendulang suara karena sudah terbukti mampu menjadi anggota dewan," katanya.

Sebelumnya, Wakil Sekretaris Bidang Pemenangan Pemilu (PP) DPD Golkar Jatim, Adam Rusdi menyebut Golkar Surabaya telah mengusulkan dua nama di posisi kandidat Bakal Calon Wakil Wali Kota. Mereka adalah HM Zahrul Azhar Asumta Asad (Gus Hans) dan Arif Fathoni.

Gus Hans sebelumnya dikenal sebagai Juru Bicara Tim Pemenangan Khofifah-Emil di Pemilihan Gubernur Jatim tahun 2018, sedangkan Fathoni saat ini menjadi Ketua Fraksi Golkar DPRD Kota Surabaya. "Kami apresiasi langkah ini," kata Adam Rusdi ketika dikonfirmasi di Surabaya, Selasa (30/6/2020).

Baca Juga: Dodi Reza Tegaskan Golkar Sumsel Prioritas Dukung Kader Petahana di Pilkada Serentak 2020

Adam Rusdi juga meyakini, dua sosok ini akan diperhitungkan oleh MA mengingat besarnya potensi pemilih millennial. "Strategi ini menjawab tantangan ke depan untuk menarik suara pemilih millennial," ujar Adam.

Anggota Fraksi Golkar di DPRD Jatim ini juga menilai kedua kader Golkar ini memiliki karakter dan keunggulannya spesifik. Gus Hans misalnya yang berlatar belakang pengasuh pondok pesantren. "Gus Hans sosok millennial yang religius. Kita tahu beliau sebagai seorang yang agamis dan seorang putra kiai, ini akan meraup suara millennial yang religius," urai Adam Rusdi.

Pun demikian dengan Fathoni yang dikenal vokal di DPRD Surabaya dan berlatar belakang nasionalis khas masyarakat Surabaya. "Cak Machfud tinggal memilih segmen yang mana yang akan ditarget. Kami sangat yakin bahwa kedua sosok ini sangat layak dan pas,“ imbuhnya. {jatim.tribunnews.com}

fokus berita : #Zahrul Azhar Asumta #Gus Hans #Adam Rusdi