01 Juli 2020

Usung Duet Tahfidz di Maros, Patarai Amir Minta Kandidat Lain Tak Gunakan Atribut Golkar

Berita Golkar - Ketua DPD II Golkar Maros, Patarai Amir, meminta agar kandidat lain tidak menggunakan atribut partainya dalam memasang alat peraga, semisal baliho. Musababnya, Golkar sudah menetapkan usungannya yakni Tajerimin-Havied Pasha atau Tahfidz pada Pilkada Maros 2020.

Patarai meminta agar baliho kandidat lain yang masih menggunakan atribut Golkar segera diturunkan. Diketahui, meski Golkar sudah resmi mengusung Tahfidz, kandidat lain seperti Syahiruddin Malik masih menggunakan logo Golkar di sejumlah alat peraganya.

"Saran saya, baliho itu bisa diturunkan. Karena sekarang kan sudah jelas siapa yang diusung oleh Golkar dan keputusan ini sudah final," kata Patarai, saat menggelar konferensi pers di Kantor Golkar Maros, Selasa (30/6/2020).

Baca Juga: Golkar Bakal Duetkan Siadi-Tyas Sujud Pribadi di Pilbup Malang 2020, Ini Alasannya

"Saya sendiri tidak ingin ada perpecahan di dalam tubuh Golkar. Terlebih lagi, DPP Golkar telah menetapkan, Pasangan Tajerimin dan Havied Pasha sebagai pasangan calon usungan partai ini," sambung dia.

Patarai menjelaskan terkait masalah penggunaan logo Golkar di baliho Syahiruddin, pihaknya akan merapatkan hal tersebut dengan jajaran pengurus. Mereka tidak akan menurunkan baliho tersebut secara sepihak. Tapi dia akan meminta Syahiruddin untuk menurunkan balihonya sendiri.

Langkah ini, lanjut dia, diambil untuk menghindari perpecahan dalam tubuh Golkar. Walau bagaimana pun, kata Patarai, Syahiruddin juga bagian dari keluarga besar Golkar, khususnya di Maros. Istri dan iparnya bahkan duduk di DPRD Maros sebagai anggota dewan dari Partai Golkar.

Baca Juga: Dukung Ekonomi Kreatif, Menpora Zainudin Amali Siap Cetak 5000 Kader Wirausaha Muda

"Kalau memang Pak Syahiruddin masih (pakai), kami akan rapatkan dulu karena ini kan harus diputuskan bersama-sama. Tapi kami ingin ada yang legowo," lanjutnya.

Sementara itu, Tajerimin menambahkan jika pihaknya tidak ingin ada musuh di internal Golkar dalam pencalonannya. Toh, komitmennya jelas yakni membawa Golkar menang di Pilkada Maros. Olehnya itu, ia menganggap biasa terkait dinamika yang terjadi saat ini.

"Kami tidak ingin ada musuh. Itu hal biasa dalam konteks politik kalau memang Pak Syahiruddin tidak dapat. Kami ingin merangkul semua karena kita ingin Golkar menang di Pilkada Maros," tandasnya. {cmakassar.sindonews.com}

fokus berita : #Patarai Amir #Tajerimin #Havied Pasha