03 Juli 2020

Berita Golkar - Partai Golkar Sumbar memiliki target menang 60 persen Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada Desember 2020 mendatang. Dari 13 kabupaten dan kota yang ikut Pilkada, pihaknya sedang membidik kemenangan di 6 atau 7 daerah.

"Target menang 60 persen di 13 kabupaten dan kota, utama di Solok Selatan, Kabupaten Solok, Pasaman, Pasaman Barat, Tanah Datar, Dharmasraya, dan Kota Solok," terang Ketua DPD Golkar Sumbar, Khairunnas saat dihubungi, Jumat (3/7/2020).

Untuk kabupaten dan kota, sebutnya, tim tinggal melakukan survei dua hingga tiga hari ke depan ke masing-masing kabupaten dan kota. Sejauh ini calon yang akan diusung Golkar di kabupaten dan kota tengah melakukan sosialisasi, semua sudah berada di daerah.

Baca Juga: Pilkada Jambi 2020, Cek Endra Resmi Kantongi Rekomendasi DPP Golkar

Khairunnas menyatakan, untuk pemilihan Gubernur pihaknya masih menunggu petunjuk dari DPP. "Calon yang akan diusung Golkar, ada beberapa nama yakni Gusmal dan Indra Catri. Baru itu yang berkomunikasi dengan DPD Golkar, tapi pintu komunikasi ada juga di DPP," sebut Khairunnas.

Ia juga menyebut, Indra Catri sekarang sudah deklarasi dengan Gerindra, tetapi pihaknya mencoba melakukan pendekatan dan tunggu dari Gerindra untuk kerja sama.

Meski memiliki delapan kursi di DPRD Sumbar, namun Partai Golkar mengatakan tidak ada memajukan kadernya di Pilgub Sumbar.

Baca Juga: Diprotes Orang Tua Murid, Fraksi Golkar Desak PPDB di DKI Dibatalkan dan Diulang

Hal itu karena kader sendiri tidak ada untuk Pilgub, ia sebagai Ketua DPD dan beberapa pengurus DPD maju di tingkat kabupaten. "Tinggal sosialisasi semuanya harus rapatkan barisan agar supaya menang. Tiada hari tanpa sosialisasi," ucapnya.

Terkait komunikasi politik dengan partai lain, Khairunnas mengatakan semua partai sebetulnya sudah komunikasi.

Antara lain Demokrat, PPP lewat pintu PKS, Gerindra, namun politik itu dinamis yang penting ada kesamaan. "Semuanya hampir sama memberikan peluang, tetapi kebijakan di DPP. Inilah yang kita tunggu. Kita tidak tahu kapannya, apalagi new normal," tutup Khairunnas. {padang.tribunnews.com}

fokus berita : #Khairunnas


Kategori Berita Golkar Lainnya