06 Juli 2020

Berita Golkar - Pemilihan ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Prabumulih yang tak lama lagi digelar sepertinya bakal seru. Pasalnya, sejumlah nama bakal meramaikan perebutan tampuk pimpinan partai berlambang pohon beringin itu di kota Prabumulih.

Sejumlah nama dikabarkan akan merebut kursi ketua Golkar Prabumulih antara lain Syamdakir Edy Hamid ST HM, M Erwadi ST MM, Daud Rotasi, Sutarno, Firlandia Muchtar dan Welizar.

Tak kalah ketinggalan Ridho Yahya diisukan bakal kembali mencalonkan diri menjadi ketua DPD Golkar Prabumulih untuk periode ketiga kalinya. Ketua DPD Golkar Sumsel, Dodi Reza melalui video confren dengan seluruh pengurus Golkar se-sumsel meminta pelaksanaan Musda Golkar harus digelar dibawah tanggal 31 Agustus 2020.

Baca Juga: Terpilih Aklamasi, Suparman Kembali Pimpin Golkar Lebak Hingga 2025

Bahkan yang mengejutkan, seluruh kader yang akan mencalonkan diri menjadi ketua harus mendapat rekomendasi dari Ketua DPD Sumsel. M Erwadi ketika diwawancarai mengabarkan dirinya akan ikut mencalonkan diri dalam musda pemilihan Ketua Golkar Prabumulih.

"Saya akan ikut mencalonkan diri bersaing memperebutkan kursi ketua Golkar Prabumulih, siapapun pesaing saya siap bersaing termasuk Ketua lama pak Ridho Yahya," ungkap Erwadi ketika diwawancarai belum lama ini.

Mantan Anggota DPRD tiga periode ini mengatakan terkait kader yang berpeluang maju di golkar prabumulih cukup banyak namun tentu harus mengikuti aturan yang ada.

Baca Juga: Jelang Pilwalkot Makassar 2020, AMPG Kota Makassar Rapatkan Barisan

"Selain mengantongi dukungan dari kader, sesuai mekanisme partai. Rekomendasi DPD I Sumsel, juga harus dikantongi. Saya akan mematuhi hal itu," kata pria akrab disapa Gatot itu.

Hal yang sama disampaikan H Firlandia Muchtar yang menyatakan siap untuk maju menjadi Ketua Golkar Prabumulih. "Sepanjang didukung dan diusung oleh ketua kecamatan dan organisasi sayap, kenapa tidak," tegas Wakil Ketua Golkar dua periode ini.

Firlandia mengatakan, perlu adanya kaderisasi dalam tubuh Golkar Prabumulih terlebih saat ini banyak kader terbaik yang memiliki dedikasi dan loyalitas serta mumpuni yang harus diberi kesempatan untuk tampil serta berkiprah di bumi seinggok sepemunyian.

Baca Juga: Misbach Mulyadi Pastikan Musda Golkar NTB Paling Lambat 31 Juli 2020

"Kaderisasi itu jantungnya organisasi, tanpa kaderisasi sulit suatu organisasi mampu bergerak maju dan dinamis. Kaderisasilah yang menciptakan embrio-embrio baru yang nantinya akan memegang tongkat estafet perjuangan organisasi," bebernya.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga Golkar Sumsel, Syamdakir Edy Hamid mengatakan dari hasil rapat DPD Golkar kabupaten/kota se-Sumsel dan pengurus DPD I Golkar Provinsi harus menggelar musda paling lambat 31 Agustus 2020.

"Sesuai Keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar harus mengantongi rekomendasi dari DPD I Sumsel dan penilaian berdasarkan loyalitas calon terhadap partai Golkar selama ini," ungkapnya.

Baca Juga: Gantikan Hendra Budian, TM Nurlif Tunjuk Aramiko Aritonang Jadi Plt Ketua Golkar Bener Meriah

Ketika ditanya apakah dirinya siap untuk mencalonkan diri sebagai Ketua Golkar Prabumulih, Ketua FKPPI Kota Prabumulih itu mengaku siap bila mendapat rekomendasi dari DPD Golkar Sumsel dan didukung ketua-ketua kecamatan serta sayap Golkar.

"Kalau semua unsur di Golkar baik di Prabumulih dan Sumsel mendukung saya. Saya siap maju menjadi Ketua Golkar Prabumulih, semua kader Golkar Prabumulih yakin semua siap, karena kader Golkar Prabumulih sangat banyak dan bagus-bagus semua," katanya.

Sebelumnya, Ridho Yahya mengaku dirinya tidak berambisi mencalonkan diri namun hasil rapat para kader menginginkan dirinya kembali jadi ketua untuk mengantisipasi perpecahan antar kader di tubuh partai Golkar Prabumulih.

Baca Juga: Agung Laksono Harap Isu Reshuffle Bakal Picu Menteri Jokowi Kerja Lebih Keras

"Mereka sepakat supaya Golkar tetap utuh agar kiranya kami mencalonkan (ketua Golkar-red). Tapi ku tanyo dulu biso apo idak, itu jadi masalah," bebernya seraya mengatakan dirinya sudah dua periode menjadi ketua DPD Golkar Kota Prabumulih.

Lebih lanjut pria yang juga Walikota Prabumulih itu menjelaskan jika memang dengan dirinya maju akan membuat keutuhan partai maka dirinya tidak bisa membiarkan partai yang selama ini dibina menjadi pecah.

"Kalau memang badan kami biso agar jangan pecah, tapi biso apa idak masalahnyo karena harus ada rekomendasi pusat untuk tiga periode," tambahnya. {sumsel.tribunnews.com}

fokus berita : #M Erwadi #Ridho Yahya


Kategori Berita Golkar Lainnya