19 Juli 2020

Berita Golkar - Sekretaris Golkar Majene, Muhammad Irfan Syarif dikeroyok puluhan orang di lokasi Musyawarah Daerah (Musda) DPD I Golkar Sulawesi Barat, Grand Maleo Hotel Mamuju Jl Yod Sudarso, Kelurahan Binanga, Minggu (19/7/2020) dini hari.

Irfan Syarif dikeroyok di lobi hotel sekitar pukul 04.00 Wita. Akibatnya dia menderita luka-luka pada wajahnya dan memar pada tubuhnya. "Saya dipukul oleh orang yang sama sekali tidak saya kenal. Ada sekitar sepuluh orang," kata Irfan via telepon seluler, Minggu.

Dia mengungkap, kronologis kejadian bermula saat ia pulang dari warkop sekitar pukul 03.30 Wita. Ia masuk hotel diikuti salah seorang wartawan televisi di Mamuju. Seperti diketahui, saat itu Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar III baru saja usai.

Baca Juga: Internal Golkar Siak Kisruh, Kader Partai Terbelah Jelang Pilkada 2020

Dia mengaku didatangi sekitar 10 orang tak dikenal saat baru saja tiba di lobi hotel. "Awalnya datang tiga orang tidak saya kenal. Sempat nanya-nanya dan marah, dia menyebut nama salah satu petinggi di Golkar," ungkap Irfan.

Irfan tak menyebut nama petinggi Golkar yang disebut kelompok OTK itu. Dia menceritakan, belasan orang itu tampak bringas dan langsung memukulinya seorang diri. Bahkan salah satu wartawan yang sebelumnya ikut dari belakang Irfan juga terkena pukulan mereka saat hendak melerai.

Atas peristiwa ini, Muhammad Irfan Syarif melaporkannya ke Polres Mamuju. "Saya sudah di BAP, tadi saya pikir-pikir dan saya harus laporkan kejadian ini," ujarnya. {m.tribunnews.com}

fokus berita : #Muhammad Irfan Syarif


Kategori Berita Golkar Lainnya