20 Juli 2020

Berita Golkar - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golongan Karya (Golkar) Halmahera Barat memperingatkan seluruh kadernya untuk tunduk dengan keputusan DPP. Ini menyusul terbitnya rekomendasi partai berlambang pohon beringin yang mengusung Ketua DPD II Golkar Halbar, Ahmad Zakir Mando sebagai calon bupati dalam Pilkada 2020.

Sekretaris DPD II Partai Golkar Halbar, Marten Marau kepada cermat menyatakan, penegasan tersebut menyusul adanya sejumlah kader yang masih membangkang terhadap keputusan partai. Marten bilang, keputusan mengusung Zakir yang berpasangan dengan Pendeta Alpinus Pay bersifat final dan mengikat seluruh kader.

"Prinsipnya keputusan ini sudah final. Dan setiap kader, khususnya anggota DPRD Fraksi Golkar wajib tunduk dengan keputusan tersebut. Bagi yang tidak tunduk terhadap keputusan partai maka siap menerima sanksi sesuai AD/ART Partai Golkar," tegasnya, Senin (20/7).

Baca Juga: Halid Terpilih Jadi Ketua Kosgoro 1957 Kota Langsa

Partai Golkar yang memiliki 4 kursi di parlemen, lanjut dia, saat ini juga tengah membangun komunikasi politik untuk koalisi dengan sejumlah partai lain. Diantaranya PDI Perjuangan, Partai Kebangkitan Bangsa serta Partai Gerindra.

"Komunikasi intensif saat ini juga sementara dibangun. Tidak menutup kemungkinan Golkar berkoalisi dengan PDIP ataupun Gerindra di Pilkada serentak nanti," sambungnya.

Martens bilang, DPD II Partai Golkar Halbar juga memperingatkan kader partai yang berada di parlemen untuk wajib tunduk dengan memenangkan paket Zaman-Pay di Pilkada nanti. "Yang pasti jika membangkang tetap kami ambil sikap tegas. Selain dipecat dari partai, juga kami bakal ajukan PAW dari anggota DPRD," pungkasnya. {kumparan.com}

fokus berita : #Marten Marau #Ahmad Zakir Mando


Kategori Berita Golkar Lainnya