20 Juli 2020

Berita Golkar - Partai Golkar terus melakukan proses seleksi terhadap bakal calon kepala daerah untuk Pilkada Serentak tahun 2020. Untuk Pilkada Serentak di wilayah Provinsi NTT, DPP Partai Golkar telah menetapkan empat pasang calon kepala daerah untuk bertarung di empat kabupaten. Sementara untuk pasangan calon kepala daerah untuk lima kabupaten lainnya kini masih dalam tahap survey.

Ketua DPD Partai Golkar Provinsi NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena mengatakan, untuk pasangan calon di lima kabupaten yang belum diputuskan DPP, kini sedang disurvei oleh partai. Pihaknya berharap agar pasangan calon kepala daerah untuk lima kabupaten itu dapat diputuskan pada awal bulan Agustus 2020 mendatang. 

"Lima daerah yang belum diputuskan masih dalam proses survey saat ini. Kami berharap selesai minggu pertama atau minggu kedua Agustus sudah bisa rapat di DPP Golkar untuk membahas hasil survey untuk segera diputuskan," ujar politisi yang akrab disapa Melki Laka Lena pada Minggu (19/7) malam.

 

Baca Juga: Kantongi Restu Airlangga, Emir Baramuli Siap Maju di Musda Golkar Sulsel

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI itu menjelaskan, total pasangan bakal calon kepala daerah yang sedang disurvey untuk bertarung dalam pilkada di lima kabupaten sebanyak 17 pasang.

"Yang pasti memang di Manggarai Barat ada tiga pasangan calon yang disurvei, Manggarai tiga pasangan calon, Sabu Raijua tiga pasangan tiga pasangan calon, Belu ada dua pasangan calon dan di TTU ada enam pasangan calon," katanya.

Politisi muda tersebut menegaskan, semua pasangan calon diasumsikan memiliki kekuatan dan peluang yang sama. Namun, hasilnya akan dilihat setelah hasil survey dirilis. "Sekarang kita asumsikan kuat semua, setelah survey kita akan tahu yang kuat benaran yang mana yang kuat palsu yang mana," ujar Melki Laka Lena.

Baca Juga: Selamat! Aras Tammauni Terpilih Pimpin Golkar Sulawesi Barat 

Saat ini, kata Melki Laka Lena, komunikasi dengan partai lainnya terkait koalisi terus dilaksanakan. Namun secara resmi akan disampaikan sesegera mungkin setelah DPP Partai Golkar menetapkan keputusan untuk mengusung paket calon kepala daerah. 

"Kita komunikasi terus dengan teman-teman Parpol lain. Jadi andaikata proses di Golkar sudah selesai dan diputuskan tentu kita langsung konekting dengan parpol lain," katanya. 

Partai Golkar yakin, proses koalisi dengan partai lain akan berjalan dengan baik dalam menyiapkan "jagoan" yang akan bertarung dan Pilkada di lima kabupaten tersebut. "Soal koalisi pasti nyambung deh," pungkasnya. 

Baca Juga: 3 Anggota DPR dan 2 Kepala Daerah Rebutan Kursi Ketua Golkar Sulsel, Siapa Pantas?

Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Golkar sebelumnya telah menetapkan empat pasangan kepala daerah (calon bupati - calon wakil bupati) untuk empat Kabupaten di NTT. Keempat pasangan cabub-cawabup yang diusung Partai Golkar untuk bertarung dalam Pilkada serentak tahun 2020 tersebut diumumkan DPP Partai Golkar pada Minggu (12/7). 

Pengumuman dilanjutkan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) dukungan Partai Golkar untuk empat daerah di NTT oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto. 

Empat paket cabup cawabup yang ditetapkan dan menerima keputusan dukungan dari Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto terdiri dari Kabupaten Malaka, Kabupaten Sumba Sumba Timur, Kabupaten Sumba Barat dan Kabupaten Ngada. 

Baca Juga: Golkar Tanjab Barat Tarik Dukungan Dari Pasangan Cici Halimah-H Jalil

Untuk Kabupaten Malaka, jelas Laka Lena, Partai Golkar mengusung paket Stefanus Bria Seran-Wandelinus Taolin, Kabupaten Sumba Timur mengusung paket Umbu Lili Pekuwali-Yohanes Hiwa Wunu, Kabupaten Sumba Barat mengusung Daniel Bili-Timotius Rangga serta Kabupaten Ngada mengusung paket Andreas Paru-Raymundus Bena. {kupang.tribunnews.com}

fokus berita : #Melki Laka Lena


Kategori Berita Golkar Lainnya