21 Juli 2020

Berita Golkar - Anggota Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menekankan pentingnya peran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebagai Tulang Punggung ekonomi nasional di tengah kondisi COVID-19.

Hal itu dikatakannya saat menjadi pembicara dalam Pelatihan Daring #2 "Strategi Bisnis UMKM tetap Berjaya di Era New Normal” yang diselenggarakan AKURAT.CO, Jakarta, Selasa (21/7/2020).

"Ada yang menarik mengenai soal UMKM ini karena UMKM inilah sebenarnya Tulang Punggung ekonomi nasional," ujarnya.

Baca Juga: Golkar Tanjab Barat Tarik Dukungan Dari Pasangan Cici Halimah-H Jalil

Legislator Golkar ini menjelaskan bahwa kontribusi UMKM terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai 60 persen. Sehingga hal ini semestinya menjadi kebanggaan bagi setiap pelaku UMKM.

"Bapak Ibu sekalian yang selama ini mempunyai bidang usaha yang masuk dalam kategori UMKM harus berbangga," lanjutnya.

Di sisi lain, Misbakhun juga mengingatkan agar kebijakan pemerintah dalam mendukung UMKM dapat tepat sasaran sehingga dirasakan manfaatnya bagi seluruh pelaku UMKM.

Baca Juga: Keluarkan Diskresi, Airlangga Muluskan Langkah Supriansa Rebut Kursi Ketua Golkar Sulsel

"Inilah yang harus kemudian pemerintah mengkongkritkan apa yang menjadi policy. Di awal saya membaca memang pemerintah mengalokasikan Rp123 triliun. Ini termasuk di dalamnya adalah belanja itu," tambahnya.

Seperti diketahui, pemerintah mengalokasikan dana untuk program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) bagi UMKM sebesar Rp123,46 triliun. Sementara untuk rinciannya adalah subsidi bunga Rp35,28 triliun, penempatan dana untuk restrukturisasi Rp78,78 triliun.

Kemudian belanja imbal jasa penjaminan (IJP) Rp5 triliun, penjaminan untuk modal kerja Rp1 triliun, PPh Final UMKM ditanggung pemerintah (DTP) Rp2,4 triliun, serta pembiayaan investasi kepada koperasi melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Kementerian Koperasi dan UKM Rp1 triliun. {akurat.co}

fokus berita : #Misbakhun


Kategori Berita Golkar Lainnya