22 Juli 2020

Berita Golkar - Ketua DPD 1 Partai Golkar Provinsi Aceh, H.T Muhammad Nurlif mengatakan, partai Golkar bukan berkarakter oposisi, tetapi berkarakter membangun dan mendukung program dalam mewujudkan pembangunan serta kemajuan daerah, termasuk Kabupaten Aceh Tamiang.

“Walaupun Partai Golkar tidak berada dalam pemerintahan, tetapi tetap memberikan saran – saran untuk mendukung program kerja pemerintah,” kata H.T Muhammad Nurlif, dalam sambutannya ketika membuka kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) ke- V DPD II Partai Golkar Kabupaten Aceh Tamiang, Rabu (22/7/2020) di aula Kantor Kemenetrian Agama Kabupaten Aceh Tamiang.

TM Nurlif menegaskan, karena Partai Golkar tidak pernah menjadi oposisi dan digambarkan dengan gagasan berkarya untuk membangun. “Bahwa kita tidak berada dalam pemerintahan itu sebuah keniscayaan dalam politik. Tapi di tingkat kabupaten dan termasuk di provinsi juga memberikan saran-saran maupun masukan dalam rangka mendukung tata kelola pemerintahan,” sebutnya lagi.

Baca Juga: Survei Ungkap Mayoritas Masyarakat Minta Pilkada 2020 Ditunda, Ini Tanggapan Ahmad Doli Kurnia

Terlebih lagi untuk Kabupaten Aceh Tamiang, kata TM Nurlif, Partai Golkar juga berperan dalam proses pemekaran Kabupaten Aceh Tamiang dari induknya Kabupaten Aceh Timur. “Sebab itu, Partai Golkar bertanggungjawab terhadap kemajuan dan kemunduran Kabupaten Aceh Tamiang,” ungkapnya.

TM Nurlif mengharapkan, dengan keberadaan anggota legeslatif dari Partai Golkar, baik di tingkat kabupaten, provinsi maupun pusat, agar dapat menjadi jembatan dan bersinergi bersama pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dalam kemajuan pembangunan daerah.

“Pembangunan daerah melalui dana APBK pastinya tidak akan tertampung semuanya, tentu butuh sumbangsih dari dana APBN,” sebut TM Nurlif lagi.

Baca Juga: Maju Pilgub Kepri Dengan Marlin Agustina, Ansar Ahmad Siap Mundur Dari DPR RI

Terkait pelaksanaan Musda ke-V DPD II Partai Golkar Aceh Tamiang bukanlah semata–mata seremonial belaka, bukan hanya menentukan siapa terpilih sebagai ketuanya. “Namun, hal paling penting melalui Musda sehari ini dapat melakukan evaluasi tentang roda organisasi dan persoalan–persoalan bersifat pokok untuk kemajuan partai,” tegas TM Nurlif.

Dia mengharapkan kepada pengurus dan kader Partai Golkar, kedepannya harus lebih solid sehingga bisa meraih harapan yang diinginkan.

Sementara itu Wakil Bupati Aceh Tamiang, T.Insyafuddin mengatakan, Musda ini akan memilih Ketua DPD II Partai Golkar Aceh Tamiang. “Kami berharap Partai Golkar Aceh Tamiang mampu mengutamakan kepentingan khalayak umum yang lebih luas lagi dibandingkan kepentingan kelompok dan golongan,” pintanya.

Baca Juga: Pilkada Depok 2020, Golkar Merapat ke Koalisi Gerindra-PDIP Usung Petahana

T.Insyafuddin menitipkan pesan kepada Ketua DPD II Partai Golkar terpilih nantinya dapat menjadi mitra yang baik dengan pemerintah serta menjadi partai yang lebih kuat, netral, demokratis, mandiri dan profesional.

Pada pembukaan Musda ke V DPD II Partai Golkar Aceh Tamiang juga turut dihadiri Ilham Pangestu, anggota DPR RI, Ketua KNPI Aceh Tamiang, Arif Wildan, perwakilan partai politik lainnya, Kepala Kesbangpol Aceh Tamiang, Rudianto, dan peserta Musda dari sejumlah organisasi unsur Partai Golkar.

Sementara Bupati Aceh Tamiang, H.Mursil, tiba di lokasi kegiatan setelah selesainya pembukaan Musda, yang disambut TM Nurlif. {waspadaaceh.com}

fokus berita : #TM Nurlif


Kategori Berita Golkar Lainnya