23 Juli 2020

Berita Golkar - Anggota Baleg DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, John Kennedy Azis menyebut bahwa Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja menyiapkan program jaminan kehilangan pekerjaan sebagai komponen tambahan dalam pesangon untuk pegawai yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). John menegaskan, pesangon tidak dihapuskan dalam RUU Cipta Kerja.

"Pekerja yang terkena PHK tetap mendapatkan kompensasi PHK berupa pesangon, penghargaan masa kerja, kompensasi lainnya, dan menambahkan Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) di samping program yang telah ada (Jaminan Kecelakaan Kerja/JKK, Jaminan Kematian/JKm, Jaminan Pensiun/JP, Jaminan Hari Tua/JHT," kata John dalam acara webinar di Jakarta, Kamis (23/7).

John mengatakan, RUU Cipta Kerja tidak akan mengurangi perlindungan bagi pekerja yang terkena PHK. Justru perlindungan terhadap pekerja yang terkena PHK akan ditambah manfaatnya.

Baca Juga: Kader Milenial Zainul Miftah Siap Pimpin Partai Golkar Kota Bekasi

"Manfaat yang akan diterima bagi korban PHK yakni pemberian uang misal sekian bulan ditanggung transportasi, kemudian pemberian pelatihan vokasi. Terakhir, manfaat dapat diberikan dalam bentuk pemberian akses pekerjaan baru. Seluruh manfaat ini dapat diterima pekerja yang terdaftar sebagai peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Tenaga Kerja (BP Jamsostek)," katanya.

"Selain itu ada juga uang penghargaan lainnya yakni Sweetener sebagai tambahan di luar upah, dan besarannya maksimal 5 kali Upah (sesuai) masa kerja. Diberikan 1 kali jangka waktu 1 tahun. Tidak berlaku bagi UMK," tambah John Kenedy.

Jawaban Tingginya Angkatan Kerja

Menurut John, RUU Cipta Kerja dibutuhkan untuk menjawab tingginya data angkatan kerja yang tidak/belum bekerja dan bekerja tidak penuh. John menjelaskan angka pengangguran di Indonesia menyentuh 7,05 juta orang.

Baca Juga: Meutya Hafid Nilai Masyarakat Sadar RUU Cipta Kerja Punya Efek Positif

"Angkatan kerja baru berjumlah 2,24 juta orang, setengah penganggur 8,14 Juta orang, pekerja paruh waktu 28,41 juta orang. Totalnya ada 45,84 Juta orang (34,4 persen) angkatan kerja bekerja tidak penuh," jelas Jhon.

Dengan RUU Cipta Kerja, kata John, penciptaan lapangan kerja berkualitas dan kesejahteraan pekerja yang berkelanjutan akan terwujud. “Ini akan menjadi langkah strategis untuk mewujudkan visi Indonesia 2045. {www.merdeka.com}

fokus berita : #John Kennedy Azis


Kategori Berita Golkar Lainnya