25 Juli 2020

Berita Golkar - Setelah mengambil formulir pendaftaran bakal calon Ketua DPD Partai Golkar Kota Bekasi pada musyawarah Daerah (Musda) kelima, TB Hendra Suherman rencananya hari ini, Sabtu (25/7/2020) akan mengembalikan berkas dan persyaratan yang sudah ditentukan panitia.

Ditemui di rumahnya, TB Hendra Suherman yang juga Ketua Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) 1957 Kota Bekasi menyatakan, dirinya siap bertarung pada perhelatan Musda ke V DPD Partai Golkar kota Bekasi.

Ditanya soal keseriusannya untuk maju dalam pencalonan ketua DPD Golkar Musda ke V, Tb. Hendra Suherman menyatakan sangat serius. 

Baca Juga: Sinyal Internet Tidak Stabil Ganggu Pembelajaran Jarak Jauh, Ini Penjelasan Hetifah

"Sangat sangat serius, itu dibuktikan saya sudah mengambil formulir pendaftaran tinggal pengembalian formulir dan ini adalah amanah dari Organisasi Kosgoro 1957," tegasnya.

Menurutnya, semua kader yang memenuhi persyaratan dan diatur oleh AD/ART dan juklak 2 yang terakhir ini memiliki hak yang sama, termasuk juga dengan Rahmat Effendi. 

"Tidak salah, kalaupun ia mau mencalonkan 4 periode karena di juklak 2 sudah diatur, hanya saja yang sudah lebih dari 3 periode harus mendapatkan persetujuan dari Ketua umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar."

Baca Juga: Musda Golkar Sulsel, Emir Baramuli Sambangi Lodewijk Paulus, Supriansa Sowan ke JK

"Musda Kelima Partai Golkar Kota Bekasi harus mampu melahirkan proses transformasi dan penyegaran organisasi kepartaian untuk menjaga kepercayaan publik. Salah satu kunci penting survivalitas Partai Golkar adalah berlangsungnya rekruitmen kepemimpinan yang terbuka dan demokratis," katanya. 

Dikatakan, Partai Golkar harus memberikan peluang dan kesempatan kepada kader-kader Iainnya untuk memimpin demi mencegah terjadinya stagnasi kepemimpinan. Apalagi Partai Golkar memiliki SDM yang memadai. 

"Yang namanya Musda ini kan pesta demokrasi 5 tahun sekali dalam kepengurusan DPD Partai Golkar Kota Bekasi, kita ingin pada Musda ini terbuka, demokratis. Jadi jangan sampai ada pembatasan ataupun penjegalan, karena Musda ini adalah ajang pembelajaran dan pendewasaan politik."

"Kita kan berharap semakin ke depan kader semakin cerdas karena semua punya hak selama memenuhi persyaratan," imbuhnya. {www.radarnonstop.co}

fokus berita : #TB Hendra Suherman


Kategori Berita Golkar Lainnya