03 Agustus 2020

Banyak Bermasalah, Misbakhun Pertanyakan Daya Tahan BUMN Jadi Sandaran Hadapi Resesi

Berita Golkar - Anggota Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menilai banyak sekali masalah yang ditimbulkan oleh berbagai BUMN terhadap negara. 

"Kalau kita lihat saat ini, BUMN kita tidak sepenuhnya BUMN yang sehat. Sebab hanya sekitar 18 atau 16 BUMN saja yang selama ini menyetorkan dividennya kepada negara, namun sisanya memberikan masalah kepada negara, ini sangat disayangkan," ucapnya pada saat webinar bersama Narasi Institute di Jakarta, Senin (3/8/2020). 

Menurut Misbakhun artinya BUMN tanah air saat ini sedang mengalami masalah diantaranya adalah masalah keuangan, kemudian mereka digadang-gadang akan menjadi bagian dari tulang punggung ekonomi Indonesia (Agent of Development) saat memasuki jurang Resesi nanti.

Baca Juga: Wihaji Tegaskan Golkar Target 100 Persen Kemenangan di 21 Pilkada se-Jateng

"Namun yang menjadi pertanyaannya adalah apakah punggung BUMN ini cukup kuat sebagai sandaran negara dalam menghadapi Resesi nanti," tuturnya.

Meskipun begitu, lanjut Misbakhun, dukungan pemerintah terhadap BUMN sangatlah luar biasa. Kondisi itu dapat diartikan bahwa dalam struktur APBN 2020 pemerintah hanya ingin menyelamatkan BUMN.

"Semua skema keuangan APBN kita dipakai untuk menyelamatkan APBN saja baik itu dalam bentuk subsidi dan konpensasi, kemudian pernyataan modal negara."

"Selanjutnya penempatan dana, investasi pemerintah atau dalam bentuk penjaminan pemerintah, semuanya masuk kemana, ke BUMN kalo kita liat dlm progran PEN yang ada di PP 23 tahun 2020, sekitar Rp53 triliun untuk korporasi semuanya diserap oleh BUMN," ujarnya. 

Baca Juga: Berbagi Untuk Masyarakat, Golkar Kota Tasikmalaya Potong Lima Sapi Kurban

Maka dengan itu, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam situasi saat ini kita harus mengambil sikap optimisme yang realistis. Mengingat Indonesia sebenarnya memiliki banyak peluang yang dapat dikelola, namun kita harus mampu menyulap itu menjadi salah satu kekuatan ekonomi tanah air.

"Ya meskipun dahulu kita sering sekali mengkritik bahwasanya pergerakan ekonomi kita layaknya berjalan autopilot. Namun ternyata ini memberikan sebuah penguatan, kepada siapa ? Ya kepada Indonesia itu sendiri," pungkas Misbakhun anggota DPR RI dari Fraksi Golkar ini. {akurat.co}

fokus berita : #Misbakhun