06 Agustus 2020

Berita Golkar - Dewan Pimpinan Cabang (Depicab) Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Kota Jambi, akan merekrut 1.000 relawan SOKSI Kota Jambi. Relawan SOKSI ini, akan diberikan sosialisasi soal Empat Pilar Kebangsaan.

Ketua SOKSI Kota Jambi, Ansori melalui Sekretaris Depicab SOKSI Kota Jambi, Amri mengatakan, perekrutan relawan SOKSI nantinya akan mensosialisasikan bahaya laten komunis, mensosialisasikan empat pilar kebangsaan, dan mengantisipasi peredaran dan penggunaan narkoba.

"Untuk saat ini sudah ada 400 relawan yang mendaftar di seluruh Kecamatan yang ada di Kota Jambi," kata Amri, Kamis (6/8). Tak hanya mensosialisasikan beberapa hal tersebut nantinya, Amri juga menyampaikan nantinya 1.000 relawan SOKSI Kota Jambi ini akan mensosialisasikan Pilkada damai di masa pandemi Covid-19.

Baca Juga: Wamendag Jerry Sambuaga Ungkap Dua Kunci Pemulihan Ekonomi Nasional

"Mari kita ciptakan Pilkada 2020 yang aman dan damai di Provinsi Jambi ini, terkhusus di Kota Jambi," kata mantan aktivis ini.

Lebih jauh Amri juga menyampaikan, dalam Munas SOKSI kemarin juga sudah dibahas tentang keberadaan RUU BPIP yang baru saja diusulkan pemerintah sebagai pengganti RUU HIP.

"Sebagai ormas yang lahir pada tahun 1960-an dan menjadi perlawanan terhadap berbagai organisasi yang berbau komunisme, SOKSI punya kepentingan menjaga Pancasila sebagai ideologi bangsa dan negara. Serta berkepentingan untuk terus ikut terlibat dalam pembinaan ideologi Pancasila kepada segenap elemen bangsa," kata Amri.

Baca Juga: Ziarah ke Makam Pendiri SOKSI, Bagus Adhi Mahendra Putra Kenang Inspirasi dan Teladan Suhardiman

Dalam penjelasannya, Amri mengatakan, SOKSI sebagai Ormas yang turut membidani lahirnya Partai Golkar yang notabene partai penjaga Pancasila. Dan SOKSI Kota Jambi sudah memanfaatkan pelaksanaan Munas sebagai ajang penguatan dan konsolidasi organisasi. Sehingga bisa membantu kemenangan Partai Golkar di Pilkada 2020 dan Pemilu 2024. Khususnya di Provinsi Jambi.

Kenapa didalam siosialisasi untuk 1.000 Relawan SOKSI Kota Jambi akan kita tekankan soal empat pilar kebangsaan? Amri mengatakan, bahwa pilar artinya tiang yang menopang sebuah bangunan. "Bangsa kita akan utuh dan kuat, bila pilarnya kuat. Sebagaimana sebuah bangunan akan kokoh, bila tiangnya kokoh. Demikian juga sebaliknya," kata Amri.

"Empat Pilar kebangsaan itu adalah Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhineka Tunggal Ika. Empat pilar itu harus dijaga dan dipelihara oleh seluruh rakyat Indonesia, lebih khusus masyarakat Provinsi Jambi," ucapnya.

Baca Juga: Ziarah ke Makam Pendiri SOKSI, Sang Pencetus Doktrin Karyawanisme "Manusia Tridimensional"

Pilar pertama yaitu Pancasila sebagai dasar dan ideologi Negara, semestinya dilaksanakan dalam kehidupan pribadi, berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Pilar kedua adalah Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai Konstitusi Negara. Pembukaan UUD 1945 menegaskan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang pandai bersyukur.

Pilar ketiga menjelaskan bentuk negara yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berbentuk Republik. Pilihan bentuk negara merupakan komitmen bersama para pendiri bangsa sejak awal berdirinya negara Indonesia.

Baca Juga: Wamendag Jerry Sambuaga Ungkap Dua Kunci Pemulihan Ekonomi Nasional

NKRI juga dipandang menjadi bentuk negara yang paling tepat untuk mewadahi ide persatuan bangsa yang majemuk ditinjau dari berbagai latar belakang. Negara Kesatuan yang hanya memiliki satu kepala pemerintahan yang mengatur seluruh kepala daerah yang berada dibawah koordinasinya.

Pilar keempat yaitu Bhinneka Tunggal Ika, menjadi Semboyan Negara Republik Indonesia. Berbeda-beda tetapi satu jua, dinilai relevan dengan keperluan strategis Bangsa Indonesia. Walaupun Indonesia terdiri dari banyak suku, agama, ras, budaya, adat, dan bahasa, namun tetap satu kesatuan sebangsa dan setanah air. {jambi-independent.co.id}

fokus berita : #Ansori #Amri


Kategori Berita Golkar Lainnya