06 Agustus 2020

Berita Golkar - Ketua harian DPD Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Bandung, Edwin Senjaya menjadi calon terkuat dalam kontestasi pemilihan Ketua DPD Golkar Kota Bandung.

Pasalnya salah satu kandidat kuat lainnya yakni, Rizal Khaerul memutuskan untuk mundur dari bursa pencalonan, sedangkan bakal calon lainnya hingga saat ini belum mengembalikan berkas pendaftaran.

Menanggapi hal tersebut, Edwin Senjaya mengatakan, predikat calon kuat tersebut menjadi sebuah tantangan baginya untuk membuktikan diri dalam memimpin DPD Partai Golkar Kota Bandung yang lebih baik.

Baca Juga: Andi Faizal Hasdam Pimpin Golkar Bontang, Ini Harapan Walikota Neni Moerniaeni

Terlebih berdasarkan analisanya, di masa yang akan datang berbagai tantangan perubahan harus dihadapi, seiring dengan dinamika kondisi di Kota Bandung.

"Yang terpenting adalah bukan masalah calon kuat atau tidak kuat ya, tapi
siapapun yang terpilih nanti harus mampu membawa Golkar Kota Bandung lebih baik. Melihat kondisi perubahan saat ini, diprediksi akan banyak tantangan yang harus dilalui."

"Sehingga soliditas, kebersamaan, dan kerja sama antar semua kader Golkar menjadi kunci keberhasilan dan jawaban dari tantangan itu," ujarnya saat ditemui seusai mengembalikan formulir pendaftaran di Sekretariat DPD Golkar Kota Bandung. Kamis (6/8/2020).

Baca Juga: Ziarah ke Makam Pendiri SOKSI, Bagus Adhi Mahendra Putra Kenang Inspirasi dan Teladan Suhardiman

Disinggung mengenai target dan rencana yang akan dilakukan jika nanti akhirnya terpilih sebagai Ketua DPD Golkar Kota Bandung dalam bursa pemilihan, Edwin menuturkan, selain membawa perubahan yang lebih baik di partai berlogo pohon beringin tersebut.

Ia juga berharap dalam pemilihan legislatif 2024 mendatang, akan semakin banyak kader Partai Golkar yang duduk sebagai wakil rakyat di DPRD Kota Bandung.

Selain itu, ia pun menargetkan pada agenda Pilkada 2023, adanya kader Golkar yang mampu tampil bukan hanya sebagai calon kepala daerah, melainkan menjadi orang nomor satu di Kota Bandung.

Baca Juga: Gugat Musda Cacat Hukum, Sekretaris Golkar Banten Minta 11 PK Kota Tangerang Introspeksi Diri

"Kami tentu berharap, pada masa Pilkada Kota Bandung nanti, akan ada kader Golkar yang bukan saja sebagai calon, tapi juga terpilih sebagai wali kota dan atau wakil wali kota Bandung. Termasuk, di Pilpres yang akan datang, kami pun akan berjuang mendukung kader Golkar terbaik yang dapat mengemban amanah sebagai pemimpin tertinggi di negeri ini," ucapnya.

Edwin menambahkan, bila terpilih nanti sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Bandung dalam agenda Musyawarah Daerah (Musda) X Partai Golkar Kota Bandung yang akan digelar 15 Agustus, ia hanya ingin menjadikan Partai Golkar sebagai bagian dari kendaraan untuk menebar kebaikan dan memberi manfaat bagi masyarakat Kota Bandung.

"Saya hanya ingin menjadikan partai ini sebagai sebuah kendaraan untuk dapat memberikan manfaat bagi orang lain, karena sebagaimana pesan Nabi, bahwa sebaik-baiknya manusia adalah yang hidupnya mampu memberikan kebaikan bagi orang lain," katanya.

Baca Juga: Arif Fathoni Tegaskan Golkar Hanya Usulkan Gus Hans Dampingi Machfud Arifin di Pilkada Kota Surabaya

Bakal calon yang mengundurkan diri dari bursa pencalonan Ketua DPD Partai Golkar Kota Bandung, Rizal Khaerul mengaku, telah legowo dan menimbang dengan matang keputusan yang telah diambilnya tersebut.

Sehingga kini Ia bersama para pemegang hak suara lainnnya akan mendukung penuh Edwin Senjaya untuk dapat menduduki kursi pimpinan di DPD Partai Golkar Kota Bandung lima tahun mendatang.

"Keputusan saya untuk mundur dari bursa pencalonan ketua, bukan bertujuan untuk merusak demokrasi, melainkan ini sebuah demokrasi yang memang harus kita jalankan di Partai Golkar dan juga sebagai upaya mengantisipasi terjadinya perpecahan"

Baca Juga: Ketum IIPG Yanti Airlangga Ajak Perempuan Golkar Aktif di Medsos

"Karena saya berharap Partai Golkar Kota Bandung dan juga di seluruh Indonesia, hanya mengsung satu calon pemimpin dan mampu berdiri tegak untuk dapat memenangkan Pemilu yang akan datang," ujarnya di lokasi yang sama.

Ketua Steering Committee Musda X Partai Golkar Kota Bandung, Nenden Sukaesih menjelaskan, hingga H-4 pendaftaran bursa calon ketua DPD Partai Golkar Kota Bandung, dari dua orang yang sudah mengambil formulir pendaftaran, hanya Edwin Senjaya yang telah mengembalikan formulir pendaftaran.

"Dari dua orang yang sudah melakukan pengambilan formulir, baru Pak Haji Edwin Senjaya yang sudah mengembalikan formulir, sedangkan bakal calon lainnya, Ibu Imas Sumiati belum mengembalikan hingga hari ini."

"Kami masih akan menunggu hingga masa pendaftaran ditutup, karena kami pun harus menghargai dan mendukung semua kader-kader yang akan maju dan serius memimpin DPD Partai Golkar Kota Bandung," katanya {jabar.tribunnews.com}

fokus berita : #Edwin Sanjaya


Kategori Berita Golkar Lainnya