10 Agustus 2020

Berita Golkar - Sejak ditetapkan terinfeksi virus corona pada 6 Agustus 2020 lalu, kondisi Bupati Buton La Bakry dalam situasi normal. Saat ini, politikus Golkar itu tengah menjalani karantina mandiri di rumah pribadinya di Kabupaten Buton.

“Kondisinya alhamdulillah tanpa gejala. Semoga seterusnya begitu,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Buton dr Hayun. Menurut Hayun, dokter terus memantau perkembangan kesehatan Bupati Buton La Bakry lewat telepon seluler.

Selain dipantau khusus oleh dokter, La Bakry juga mendapatkan asupan vitamin setiap harinya termasuk nutrisi dalam menjalani masa penyembuhan dari virus corona. Tak hanya itu, La Bakry juga diminta tetap melakukan aktivitas olahraga, berjemur dan menerapkan kehidupan bersih dan sehat. “Termasuk menjaga pola makan dan istrahat yang cukup,” imbuhnya.

Baca Juga: Pilkada Wakatobi, Arhawi-Hardin Laomo Targetkan Menang 75 Persen

Berdasarkan data gugus tugas, jumlah pasien yang terkonfirmasi positif corona di Kabupaten Buton sebanyak 122 kasus. Sebanyak 112 orang sudah dinyatakan sembuh dan tiga orang meninggal dunia. Sementara sisanya tujuh orang masih menjalani perawatan, termasuk Bupati Buton La Bakry.

Sebelumnya, La Bakry divonis terinfeksi virus corona usai berkunjung ke Kendari dalam rangka pertemuan dengan istri Gubernur Sultra Agysta Ariany Ali Mazi. Namun, sebelum bertemu Ketua KONI Sultra itu, seluruh tamu diwajibkan menjalani rapid test terlebih dahulu, termasuk La Bakry.

Sialnya, saat rapid test, La Bakry dinyatakan reaktif. Ia kemudian disarankan langsung tes swab yang dilakukan di RSU Bahteramas Kendari. Hasil swab keluar pada Jumat 6 Agustus 2020 dengan diagnosa positif corona. Karena dinyatakan positif, La Bakry kemudian melakukan karantina mandiri selama sepuluh hari sejak divonis terinfeksi. {inilahsultra.com}

fokus berita : #La Bakry


Kategori Berita Golkar Lainnya