11 Agustus 2020

Berita Golkar - Nama Muhammad Bobby Afif Nasution belakangan makin nyaring di telinga publik setelah ambisinya menjadi bakal calon wali kota Medan di pilkada 2020, disambut karpet merah.

Bobby Nasution resmi mengantongi dukungan DPP PDIP untuk menjadi wali kota Medan 5 tahun mendatang. Bobby juga didukung Gerindra, Golkar, NasDem, dan PAN.

Bagaimana profil Bobby?

Bobby resmi menjadi keluarga Presiden Joko Widodo setelah menikahi Putri Presiden, Kahiyang Ayu, pada 8 November 2017. Mereka sudah dikarunia dua anak yakni Sedah Mirah Nasution dan Panembahan Al Nahyan Nasution.

Bobby lahir di Medan 5 Juli 1991, kini Bobby berusia 29 tahun. Bobby menjalani sekolah dasar di Pontianak Kalimantan Barat, sementara SMP dan SMA di Bandar Lampung.

Rekam jejak keluarganya, Bobby merupakan anak dari Erwin Nasution dan Ade Hanafiah Siregar yang merupakan mantan Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara (Persero) IV.

Latar belakang pendidikan Bobby adalah studi ekonomi. Dia mendapatkan gelar sarjana dari IPB dengan fokus studi Agribisnis Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB. Gelar Master Bobby juga didapat di IPB dengan fokus studi Magister Bisnis. Di studi masternya itulah Bobby bertemu dengan Kahiyang Ayu putri Presiden Jokowi.

Geluti Bisnis

Karier pekerjaan Bobby, dia bergelut di dunia enterpreneur. Sejak usia 20 tahun Bobby sudah terjun ke bisnis properti. Tercatat Bobby pernah menjabat sebagai Direktur Marketing Takke Group sebuah perusahaan properti sejak tahun 2016. Diketahui, Bobby juga menjadi salah satu pemilik saham di perusahaan tersebut.

Tak hanya di dunia bisnis, sebelum di Takke Group, tahun 2014 Bobby juga tercatat pernah menjadi manajer tim sepak bola di Medan yakni Medan Jaya yang bersaing di Divisi I Liga Indonesia.

Kini Bobby aktif di Himpunan Mahasiswa Muda Indonesia (HIPMI) menjabat sebagai Wakil Ketua BPP HIPMI untuk Periode 2019-2022.

Pilwalkot Medan

Pencalonan Bobby di Pilwalkot Medan memang mengejutkan, sama halnya seperti Gibran Rakabuming, yang juga tidak punya pengalaman dalam politik dan diberi jaket PDIP. Soal ini Megawati menyindir calon kepala daerah harusnya pernah duduk di DPRD dan DPR.

Kini sudah 2 partai yang resmi mengusung Bobby-Aulia Rachman yakni Gerindra dan PDIP, pernyataan dukungan juga telah disampaikan NasDem, Golkar hingga PAN. Total kekuatan kursi Bobby 34 kursi jauh dari batas minimum syarat pengajuan calon wali kota dan wakil wali kota yakni 10 kursi.

Jika resmi maju, Bobby akan berhadapan dengan sesama marga Nasution, yaitu Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution. Akhyar sendiri telah mengantongi dukungan PKS dan Demokrat, santer dikabarkan Akhyar akan berpasangan dengan Wakil Ketua DPRD Sumut F-PKS Salman Alfarisi.

Pilkada Serentak akan digelar pada 9 Desember 2020. Akankah Bobby berhasil menjadi orang nomor satu di Kota Medan? {kumparan.com}

fokus berita : #Bobby Nasution


Kategori Berita Golkar Lainnya