14 Agustus 2020

Berita Golkar - Ketua DPD Partai Golkar Kalbar, Maman Abdurahman mengaku tak mempermasalahkan ada kader hingga mantan kader Partai berlambang pohon beringin maju di Pilkada Ketapang meskipun tanpa direkom DPP.

Menurutnya, hal tersebut merupakan bagian dari proses demokrasi yang mesti dihargai. "Alhamdulillah inikan proses demokrasi, harus kita hormati dan hargai,  jadi bagi siapapun setiap kader punya hak untuk menikmati setiap proses demokrasi itu."

"Terkait misalnya ada kader-kader Partai Golkar yang maju melalui partai lain, Alhamdulillah itu hebatnya Partai Golkar. Yang pasti hari ini Partai Golkar sudah memutuskan dan saya juga sudah memanggil seluruh fraksi di Ketapang dan pengurus DPD I, menyampaikan keputusan DPP Partai Golkar mendukung Martin Rantan dan Pak Farhan."

Baca Juga: Kepengurusan Golkar Sulsel Periode 2020-2025 Di Bawah Taufan Pawe Berat dan Penuh Tantangan

"Artinya seluruh kekuatan jejaring Partai Golkar wajib untuk menjalankan keputusan ini. Jadi saya pikir itu yang sudah menjadi produk keputusan," kata Maman belum lama ini. Bahkan, Anggota DPR RI ini pun melontarkan guyonan jika kader Golkar yang maju selain dari rekom DPP.

"Terkait kader Partai Golkar yang maju di Partai lain, ya kita titipkanlah kepada partai lain itu agar bisa membantu, mensupport secara baik kader-kader kita. Partai Golkar inikan Partai yang Demokratis, jadi kalau memang ada kader untuk maju kita titipkan di Partai lain, kenapa harus pusing-pusing," selorohnya.

"Artinya proses dan mekanisme internal partai sedang berproses, bagi kita ya sampai hari ini santai-santai saja, dan senang-senang saja kalau ada partai lain menggunakan kader Partai Golkar. Itu menunjukan bahwa kader Partai Golkar di Ketapang sangat potensi," tambah Maman.

Baca Juga: Persiapan Sudah 100 Persen, Musda Golkar Kutai Timur Mendadak Ditunda. Kenapa?

Namun ditegaskannya, jika tentu setiap keputusan yang diambil oleh kader ada konsekuensi pula yang menunggu. "Diinternal DPP Partai Golkar dan saya selaku Ketua DPD I apabila ada kader yang tidak menjalankan intruksi keputusan DPP harus siap menerima konsekuensi sanksi organisasi," bebernya.

Lebih lanjut, majunya kader Golkar selain direkom DPP diyakini Maman tidak akan berdampak pada pemenangan. "Saya rasa tidak ada masalah, karena kalau Partai Golkar siapapun pemimpinnya kekuatannya, mesinnya memang sudah rapi dibawah. Kemana instruksi keputusan DPP Partai Golkar akan dikuti oleh seluruh kader," pungkasnya. {pontianak.tribunnews.com}

fokus berita : #Maman Abdurrahman


Kategori Berita Golkar Lainnya