14 Agustus 2020

Berita Golkar - Airlangga Hartarto, pengusaha yang sukses terjun ke politik praktis kader dan fungsionaris partai Golkar. Airlangga menjadi satu di antara orang kepercayaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Kabinet Indonesia Maju.

Ia terpilih sebagai Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian periode 2019-2024. Ini adalah periode kedua Airlangga menjabat sebagai menteri. Sebelumnya, Airlangga sudah menduduki jabatan sebagai Menteri Perindustrian di Kabinet Kerja Jokowi-Jusuf Kalla periode 2014-2019.

Pria kelahiran 1 Oktober 1962 ini mulai bergabung ke Kabinet Kerja Jokowi pada reshuffle jilid 2 menggantikan Saleh Husein, Politisi Partai Gerindra pada Juli 2016. Baru-baru ini, nama Airlangga menjadi sorotan setelah ditunjuk Jokowi sebagai Ketua Tim Penanganan Covid-19 dan pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Baca Juga: Airlangga Hartarto, Ketua Umum Partai Golkar Penggemar Kungfu Berprestasi di Dunia Wushu

Terlepas dari karier moncernya di pemerintahan, Airlangga juga mempunyai tanggung jawab besar sebagai Ketua Umum Partai Golkar. Ia pertama kali terpilih menjadi Ketua Umum Golkar menggantikan Setya Novanto pada 2017 lalu.

Airlangga kembali terpilih menjadi Ketua Umum Partai Golkar periode 2019- 2024 secara aklamasi per tanggal 13 Desember 2017. Sementara untuk mengusung pemenangan suara Partai Golkar di Pilkada Serentak 2020, Airlangga menyiapkan berbagai langkah strategis. Inilah langkah-langkah yang diambil Airlangga untuk Partai Golkar terkait Pilkada 2020:

Targetkan kemenangan 60 persen

Mengutip dari Kompas.com, Airlangga meminta seluruh kader Partai Golkar bekerja keras demi mewujudkan kesuksesan Pilkada Serentak 2020. Pasalnya, menurut Airlangga, Pilkada merupakan jalan awal bagi Partai Golkar untuk menang di Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) selanjutnya.

Baca Juga: Buka Pameran Foto Golkar DKI Jakarta, Yanti Airlangga Terenyuh Perjuangan Bangsa Lawan COVID-19

"Prasyarat utama untuk menuju kemenangan Pileg adalah memenangkan Pilkada," kata Airlangga dalam Penyerahan Surat Keputusan DPP Partai Golkar Bakal Calon Kepala Daerah Pilkada Tahun 2020, di Kantor DPP Golkar, Jakarta, Minggu (12/7/2020).

Airlangga mengingatkan, penyelenggaraan Pilkada 2020 harus disikapi secara serius sejak dini. Sebab, Pilkada kali ini diselenggarakan dalam era new normal dengan kondisi pandemi Covid-19 yang belum mereda. "Ini adalah proses panjang, semoga bisa dijalani bersama," ungkapnya.

Oleh karena itu, menurutnya, solidaritas dan kekompakan kader Partai Golkar harus benar-benar diwujudkan demi memenangkan calon yang diusung partai.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Ajak Masyarakat Purwakarta Lestarikan dan Jaga Kualitas Air Waduk Jatiluhur

Ia menambahkan, seluruh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) harus satu jalan dan loyal kepada keputusan partai. "Target menang adalah 60 persen, seluruh elemen kekuatan Golkar harus solid. Bersatu padu memenangkan calonnya di daerah masing-masing," terangnya.

Terapkan kebijakan politik tanpa mahar

Dalam acara Penyerahan SK DPP Partai Golkar Bakal Calon Kepala Daerah Pilkada Tahun 2020, di Kantor DPP Golkar, Jakarta, Airlangga menegaskan bahwa Golkar akan senantiasa mencalonkan kader terbaiknya tanpa mahar.

"Golkar menunjuk para calon ini tanpa mahar, karena jika nanti menang, maka ini adalah modal untuk Pemilu," ungkap Airlangga.

Baca Juga: Dave Laksono Minta Amien Rais Hentikan Politik Identitas

Labih lanjut, Airlangga mengatakan, strategi pemenangan Pilkada 2020, yang sudah dibahas bersama seluruh kader, bisa membawa kemenangan untuk Partai Golkar. "Politik itu adalah menang dan kalah, bukan untung dan rugi. Untuk menang banyak hal yang bisa dilakukan," tambahnya.

Usung Gibran-Teguh

Airlangga secara resmi menyerahkan surat rekomendasi kepada putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka yang berpasangan dengan Teguh Prakosa untuk Pilkada Solo 2020.

Penyerahan surat rekomendasi itu digelar di Kantor DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli Murni, Jakarta, Rabu (12/8/2020).

Baca Juga: Azis Syamsuddin Nilai RUU Cipta Kerja Solusi Jitu Tingkatkan Perekonomian Nasional

"Pada pertemuan ini, Partai Golkar menyerahkan surat dukungan kepada Mas Gibran dan Mas Teguh untuk maju di Pilkada Solo," ujar Airlangga dalam konferensi pers, dikutip dari Kompas.com.

Bagi Airlangga, dukungan untuk Gibran di Solo merupakan simbol kesolidan kerja sama Partai Golkar dan PDIP. "Koalisi terbanyak Partai Golkar juga dengan PDIP, dengan demikian tentu simbolisme ini diwujudkan dengan mendukung Mas Gibran di Solo."

"Insya Allah dengan dukungan Partai Golkar dan partai lain, maka Mas Gibran bisa memenangkan Pilkada Solo," ungkapnya. {www.tribunnews.com}

fokus berita : #Airlangga Hartarto


Kategori Berita Golkar Lainnya