15 Agustus 2020

Berita Golkar - Lanjutan Musda V Partai Golkar Aceh Tamiang mengantarkan Adriadi sebagai Ketua partai tersebut untuk periode 2020-2025.

Adriadi terpilih secara aklamasi setelah tidak ada bakal calon lain yang mendaftarkan diri sampai lanjutan Musda V yang digelar di Sekretariat DPD II Partai Golkar Aceh Tamiang itu dilangsungkan pada Sabtu (15/8/2020).

Diketahui Adriadi mendapat dukungan 10 dari 12 Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar serta suara dari ormas pendiri partai, ormas yang didirikan partai, organisasi sayap Golkar dan Suara Dewan Pembina Partai Golkar setempat.

Baca Juga: Raski Mokodompit Tegaskan Tetty Paruntu-Sehan Salim Landjar Sudah Final Mau Pilgub Sulut 2020

“Bakal calon yang mendaftarkan diri sebagai calon hanya ada satu orang, yakni Adriadi, SE. Sebab itulah dalam proses pemilihan ketua terjadi secara aklamasi,” kata pimpinan sidang Musda V Partai Golkar, Yuniar.

Sekretaris DPD I PG Aceh, H Ali Basrah yang hadir dalam Musda V itu memahai ke depan Adriadi akan menghadapi tugas berat. Dia pun berharap Adriadi sejak dini sudah melakukan persiapan agar mampu menjalankan tugasnya sebagai Ketua Partai Golkar dengan baik.

"Tantangan berat bagi pengurus baru Partai Golkar Aceh Tamiang untuk meningkatkan kinerja secara maksimal dan membangun partai sesuai perundang-undangan. Dan ini merupakan amanat dari Pimpinan Partai Golkar Aceh yang disampaikannya dalam rapat," kata Ali Basrah.

Baca Juga: Menko Luhut Prihatin Lihat Intelektual Banyak Bicara Tapi Secuil Data

Adriadi sendiri menyatakan komitmennya untuk untuk membangun Golkar. Dia berjanji akan terus mengembalikan kejayaan Golkar di Aceh Tamiang yang saat ini mengalami penurunan jumlah kursi di DPRK.

Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Golkar Aceh Tamiang awalnya dilangsungkan pada Rabu (22/7/2020) lalu dan ditutup tanpa menghasilkan nama ketua baru.

Wakil Ketua Bidang Media dan Penggalangan Opini DPD I Golkar Aceh, Khalid, ketika itu menjelaskan tahapan pemilihan Ketua Partai Golkar Aceh Tamiang selanjutnya akan ditentukan melalui musyawarah mufakat. Saat itu ada dua kandidat yang bertarung dalam pemilihan ketua, yakni Adriadi dan Muhammad Nasir, ST, MT.

Baca Juga: Liberte Institute Prediksi Erick Hariyona Bakal Mudah Terpilih Jadi Bupati Pasaman Barat

Sebenarnya keduanya memiliki kans seimbang, mengingat Adriadi merupakan Sekjen Partai Golkar Aceh Tamiang, sementara Muhammad Nasir merupakan kader yang sempat bertarung dalam Pileg DPRA untuk Dapil Aceh 7 yang meliputi Langsa dan Aceh Tamiang. Sejauh ini belum diketahi alasan Muhammad Nasir tidak lagi mencalonkan diri dalam bursa pemilihan ketua. {aceh.tribunnews.com}

fokus berita : #Adriadi


Kategori Berita Golkar Lainnya