17 Agustus 2020

Berita Golkar - I Wayan Mariana Wandhira akhirnya kembali terpilih memimpin Partai Golkar Kota Denpasar periode 2020-2025 pada Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Denpasar, Minggu (16/8/2020), di Madu Sedana Sanur, Denpasar, Bali.

Kembali terpilihnya Wayan Wandira untuk memimpin Partai Golkar Kota Denpasar sebenarnya sudah bisa diprediksi dari awal. Walaupun sebelum digelarnya Musda banyak nama-nama calon yang digadang-gadang maju bermunculan, akan tetapi dominasi Wandira sulit dibendung. Hal ini terbukti dari 9 pemilik suara sah menyatakan mendukung Wayan Wandhira.

Seperti diketahui, 9 suara yang terdiri dari 4 suara Pimpinan Kecamatan (PK), 1 suara DPD I Golkar Bali, 1 suara DPD II Golkar Denpasar, 1 suara Dewan Pertimbangan Golkar Denpasar, 1 suara dari sayap partai (AMPG dan KPPG), serta 1 suara dari ormas mendirikan dan didirikan Golkar (SOKSI, Kosgoro, MKGR, AMPI, Al-Hidayah, dan HWK).

Baca Juga: Kantongi Rekomendasi Golkar dan PPP, Pomalingo - Hemeto Pastikan Maju Pilkada Gorontalo

"Kita mendapatkan dukungan dari seluruh pemegang hak suara," papar Ketua DPD II Golkar Kota Denpasar terpilih I Wayan Mariana Wandhira usai Musda.

Wandhira juga mengaku Musda bukanlah arena kontestasi, tetapi merupakan bagian pendelegasian tugas untuk membesarkan partai dan masyarakat Kota Denpasar. "Musda ini bukan sebuah kontestasi, tapi pendelegasian tugas untuk membesarkan partai, lebih-lebih untuk masyarakat Kota Denpasar," paparnya.

Selain itu, dirinya mengaku akan merangkul pihak-pihak yang selama ini berbeda pendapat dengannya. Ia mengaku perbedaan merupakan hal yang biasa dalam berpolitik, dirinya menambahkan bahwa semua yang hadir dalam Musda tersebut merupakan orang-orang yang memiliki komitmen yang sama demi kebesaran Golkar.

Baca Juga: Terpilih Pimpin Golkar Barito Utara, Ini Komitmen Sri Neni Trianawati

"Yang jelas masih banyak program yang kita harus selesaikan, dan dapat mandat. Saya sudah sempat katakan bahwa Partai Golkar Denpasar terbuka untuk siapa saja yang ingin tampil, tapi dari hasil rapat pleno diperluas sampai desa/kelurahan memandatkan saya masuk," ungkap dia.

Selain itu, Wandhira juga akan memperkuat struktur Golkar mulai dari simpatisan, akar rumput, hingga kepengurusan. Hal ini dilakukan guna menjaga soliditas dan komitmen antar kader “Pohon Beringin” dan menyongsong Pilkada Denpasar 2020 di 9 Desember 2020.

"Kita akan lakukan konsolidasi sampai akara rumput, kita akan tata kepengurusan lagi sampai ke bawah," paparnya.

Baca Juga: Idah Syahidah Pimpin IIPG Gorontalo Santuni Korban Banjir Kota Tengah dan Warga Terdampak COVID-19

Terkait target partainya di berbagai event di depan, Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar ini mengaku partainya ingin merebut kursi walikota dari tangan PDIP.

Sedangkan, untuk Pileg 2024 sendiri pihaknya menargetkan peningkatan kursi menjadi 20 persen atau 10 kursi dari Pileg 2019 yang hanya 18 persen atau 8 kursi. "Sekarang 18 persen, minimal 20, ya kira-kira 10 lah dari 8 sekarang, kita realistis lah," ungkap Wandhira.

Terkait siapa yang akan menduduki kursi sekretaris sendiri, ia mengaku pihaknya menyerahkan kepada formatur dan para pemegang suara.

Baca Juga: Andrian Defandra Mundur, Darmawansyah Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Kepahiang

Hanya saja, dalam Musda tersebut akhirnya disepakati Putu Oka Mahendra yang juga Anggota DPRD Kota Denpasar dan anak dari Politikus senior Golkar yang dijuluki Jenderal Kota, Ketut Suwandhi kembali menjadi Sekretaris DPD II Golkar Kota Denpasar.

"Kalau Sekretaris menentukan adalah formatur sepenuhnya dan pemegang suara, saya terserah mereka," paparnya.

Wandhira mengawali karirnya di Golkar sejak masa muda, yakni di era Orde Baru dengan menjadi Komdes Sanur Jauh pada tahun 1992-1997, lalu ia naik kelas dengan menjadi Wakil Sekretaris Korcam Denpasar Selatan dari tahun 1997-2004.

 

Baca Juga: Pilkada Bengkalis, Adu Kuat Indra Gunawan Eet dan Ahmad Syah Harrofie di Golkar

Dilanjutkan Ketua Harian AMPG Denpasar 2002-2004, Ketua AMPG Kota Denpasar dan Provinsi Bali 2004-2009, hingga puncaknya menjadi Ketua DPD II Golkar Denpasar selama tiga periode sejak tahun 2009 lalu.

Sedangkan, Ketua Panitia Musda Golkar Denpasar yang juga Anggota DPRD Kota Denpasar, Wayan Suwirya berharap agar Wandhira kembali menyatukan seluruh kader Golkar agar dapat solid kembali menghadapi berbagai helatan politik di depan, utamanya Pilkada Denpasar 2020.

"Kami meminta kepada ketua terpilih untuk menyatukan faksi-faksi yang ada. Memang, kita sih gak ada faksi, tapi orang luar sebut ada faksi," paparnya.

Baca Juga: Yuni Abdi Nur Sulaiman Terpilih Aklamasi Gantikan Hj Ananda Pimpin Golkar Kota Banjarmasin

Sedangkan, Ketua DPD I Golkar Bali Nyoman Sugawa Korry mengapresiasi jalannya Musda Golkar yang berjalan lancar dan terpilihnya Wandhira secara aklamasi. Ia menilai terpilihnya Wandhira secara aklamasi juga tidak terlepas dari kinerja selama dua periode dalam memimpin Golkar Denpasar.

"Sebagai kinerja dua periode cukup bagus. Jadi wajar dapat dukungan, secara juklak juga dapat rekomendasi DPP Golkar dan ditandatangani Sekjen," papar dia. {bali.tribunnews.com}

fokus berita : #Wayan Wandhira


Kategori Berita Golkar Lainnya