23 Agustus 2020

Berita Golkar - Pembukaan Musda DPD Partai Golkar Gianyar, Minggu (23/8) di Sekretariat DPD Partai Golkar Gianyar, dihadiri langsung Bupati Gianyar, Made Mahayastra. Dalam sambutannya, kader militan Partai PDIP itu pun mengakui bahwa kader Partai Golkar merupakan aset, khususnya untuk pembangunan Kabupaten Gianyar.

Bupati Gianyar I Made Mahayastra, sangat mengapresiasi kesabaran Kader Partai Golkar. Sebab, sebagai partai besar, dirinya mengakui jika kader-kader partai beringin tersebut adalah aset Kabupaten Gianyar. Terutama yang tetap berkomitmen untuk membangun Gianyar yang lebih baik.

Baca Juga: Tidak Ada Lawan, Faisal Lahadja Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Tolitoli

“Saya sangat setuju dengan pandangan bapak Dauh Wijana, bahwa orang itu ada masanya dan pasti ada saatnya masa yang memilih orang. Saya yakin, Partai Golkar pasti akan bangkit bersama kader-kader yang bersabar ini. Saya juga apresiasi dukungan Partai Golkar, khususnya melalui Fraksi Partai Golkar DPRD Gianyar yang mensupport di pemerintahan selama ini,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPD Golkar Bali, Nyoman Sugawa Korry, menebarkan filosofi burung elang-nya melalaui layar. Yang intinya, jajarannya di Partai Golkar harus siap bersakit-sakit untuk kebangkitan partai yang sudah di depan mata.

Tidak hanya itu, Sugawa Korry juga menekankan dalam pelaksanaan Musda bisa berjalan lancar, aman, sejuk dan damai. “Saya juga minta agar polemik partai dalam lima tahun terakhir dijadikan evaluasi. Sebab, polemik internal akan memengaruhi produk partai di mata masyarakat,” tandasnya.

Baca Juga: Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Cilacap, Ini Pesan Panggah Susanto Untuk Sindy Syakir

Setelah agenda pembukaan oleh Ketua DPD Golkar Bali, acara dilanjutkan dengan Musda internal Golkar Gianyar. Para peserta Musda pun wajib menjalani verifikasi surat mandat peserta Musda dan pembahasan tata tertib.

Dalam kesempatan itu, suasana sempat memanas. Pasalnya, salah satu kader Partai Golkar, yakni I Gusti Agung Erika Sudewa yang mengaku masih sebagai Ketua AMPG Gianyar yang sah, dilarang masuk karena tanpa surat mandat.

Mentok mewakili AMPG, mantan Perbekel Desa Pering itu pun mengganti jasnya, dan sebagai Perwakilan SOKSI Gianyar. Menghindari polemik mengenai surat mandat itu, Erika Sudewa akhirnya dipersilakan mengikuti Musda. Dalam perjalanan 'perang' argumen pun kembali terjadi di ruang sidang saat pemilihan Ketua DPD.

Baca Juga: Musda Golkar Sragen, Pujono Elly Bayu Effendi Jadi Ketua Agus Fatchur Rahman Ketua Dewan Penasehat

Meski di tengah protes tersebut, sidang tetap berlanjut, dan Kadek Era Sukadana akhirnya terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Gianyar dan didampingi I Made Suteja sebagai Skretaris.

Seusai putusan tersebut, Erika Sudewa terus menyela hingga sempat menghambat prosesi penghormatan dan penyerahan panji-panji partai. Melihat hal tersebut, petugas keamanan dari kepolisian dan petugas keamanan internal Golkar pun ikut melerai. Hingga akhirnya, Kadek Era langsung memeluk Erika Sudewa dan digiring keluar ruangan.

“Kami semua seperjuangan, ini hanya dinamika partai kami. Saya pasti akan merangkul semua teman-teman,” ucap Kadek Era.

Baca Juga: Euis Ida Wartiah Jadi Ketua Golkar Garut, Iman Ali Rahman Bakal Tempuh Upaya Hukum

Kadek Era, kader asal Ubud itu dipercaya menahkodai Partai Golkar Gianyar. Ia pun menyatakan kesiapan menjalankan imbauan Ketua DPD Golkar Bali. Terutamanya mengenai rekonsiliasi partai dengan membangkitkan seluruh potensi partai. Termasuk merangkul tokoh-tokoh Partai Golkar, yang selama ini kurang aktif lantaran dinamika partai. {baliexpress.jawapos.com}

fokus berita : #Kadek Era Sukadana #Sugawa Korry


Kategori Berita Golkar Lainnya