25 Agustus 2020

Berita Golkar - Sempat bersatu pasca lengsernya Ketut Sudikerta dari jabatan Ketua DPD I Golkar Bali akhir 2018 lalu, Gede Sumarjaya Linggih alias Demer dan Nyoman Sugawa Korry kembali retak hubungan.

Indikasinya, kubu Demer tuding Sugawa Korry intervensi pemilihan Ketua DPD II Golkar Kabupaten/Kota se-Bali melalui Musda. Demer adalah politisi asal Desa Tajun, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng yang kini Koordinator Bappilu Wilayah Bali DPP Golkar.

Masuk dalam barisan Demer adalah AA Bagus Adhi Mahendra Putra alias Gus Adhi (politisi asal Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Badung yang kini anggota Fraksi Golkar DPR RI Dapil Bali), dan Dewa Made Widiyasa Nida (politisi asal Desa Tegak, Ke-camatan Klungkung yang kini Wakil Koordinator Bappilu Wilayah Bali DPP Golkar).

Baca Juga: Jona Arizona Terpilih Kembali Pimpin Golkar Kota Sukabumi

Sedangkan Nyoman Sugawa Korry adalah politisi asal Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar, Buleleng yang kini ketua DPD I Golkar Bali dan sekaoigus Wakil KJetua DPRD Bali.

Masuk dalam barisan Sugawa Korry adalah Made Dauh Wijana (politisi asal Desa/Kecamatan Tegallalang, Gianyar yang kini Sekretaris DPD I Golkar Bali) dan Dewa Made Suamba Negara (politisi oasal Kerambitan, Tabanan yang kini Wakil Ketua OKK DPD I Golkar Bali).

Ketika Demer masih menjabat Plt Ketua DPD I Golkar Bali menggantijan Ketut Sudikerta dan Sugawa Korry menjadi Sekretaris DPD I Golkar Bali, hubungan mereka sangat rekat.

 

Baca Juga: Baru Terpilih Jadi Ketua Golkar Siak, Indra Gunawan Langsung Dipanggil Kejati

Bahkan, Demer yang membuka karpet merah buat Sugawa Korry naik menjadi Ketua DPD I Golkar Bali melalui Musda di Sanur, Denpasar Selatan, 24 Februari 2020 lalu. Namun, beberapa bulan setelah Sugawa Korry naik tahta sebagai Ketua DPD I Golkar Bali, hubungannya dengan Demer cs justru merenggang.

Dalam situasi hubungan dengan Sugawa Korry retak ini, Demer merangkul Gus Adhi, rekannya sesama anggota Fraksi Golkar DPR RI Dapil Bali. Demer dan Gus Adhi selalu satu tim dengan rombongan DPP Golkar saat mengikuti kegiatan Ketua Umum Airlangga Hartarto di Bali, 21-22 Agustus 2020 lalu.

Terakhir, Demer mengundang Gus Adhi hadiri upacara telubulanan (3 bulan) cucunya di Banjar Pengipian, Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Badung, Minggu (23/8) malam.

Baca Juga: Bamsoet Kritisi Kebijakan Guru Wajib Absen Sidik Jari Di Tengah Pandemi COVID-19

Saat itu, hadir juga Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi Golkar, Azis Syamsuddin. Bahkan, begitu Azis pulang usai menonton pertunjukan Wayang Cenk Blonk, Gus Adhi masih bertahan ngobrol sampai tengah malam. Saat itu, Demer didampingi loyalisnya, Dewa Made Widiyasa Nida alias Dewa Nida.

Padahal, sebelumnya Gus Adhi sempat berada di luar arena saat Demer menjadi Plt Ketua DPD I Golkar Bali yang didampingi Sugawa Korry. Saat Demer-Sugawa Korry memberangus 6 Ketua DPD II Golkar Kabupaten, Gus Adhi sempat dicurigai membela mereka yang dilengserkan itu. Namun kini, Demer-Gus Adhi-Dewa Nida bersatu di tengah retaknya hubungan dengan Sugawa Korry cs.

Apa peemicu retaknya hubungan Demer-Sugawa Korry? Dewa Nida terang-terangan mengungkap DPD I Golkar Bali di bawah pimpinan Sugawa Korry melanggar komitmen menjaga soliditas partai. Sugawa Korry cs dinilai terlalu banyak intervensi Musda Golkar Kabupaten/Kota untuk memilih Ketua DPD II Golkar.

Baca Juga: Golkar Resmi Usung Agustinus Taolin dan Aloysius Hale Serens di Pilkada Belu 2020

Menurut Dewa Nida, saat digelar Musda Golkar Gianyar, 23 Agustus 2020, Demer selaku orang DPP Golkar menginginkan supaya trah Puri Agung Ubud dirangkul dengan menampilkan Tjokorda Ngurah Suyadnya alias Tjok Wah menjadi Ketua DPD II Golkar Gianyar 2020-2025.

"Tujuannya, untuk mengembalikan kekuatan Golkar Gianyar lewat reputasi Puri Agung Ubud seperti era sebelumnya, yang meloloskan 2 anggota DPRD Bali Dapil Gianyar dan kuasai kursi kepala daerah di Gianyar,” ungkapo Dewa Nida kepada NusaBali, Minggu malam.

“Tapi, dalam Musda Golkar Gianyar itu, strategi dan ide Pak Demer sebagai DPP Golkar dipatahkan teman-teman DPD I Golkar Bali," lanjut Dewa Nida. Yang terpilih sebagai Ketua DPD II Golkar Gianyar 2020-2025 adalah Kadek Ara Sukadana, kader non puri.

Baca Juga: Pulihkan Ekonomi Usai Pandemi, IIPG Gandeng Kemenperin Gelar Bimtek Wirausaha Baru

Dewa Nida juga membeber Musda Golkar Buleleng, 22 Agustus 2020, di mana Ida Gede Komang Kresna Budi nyaris gagal jadi Ketua DPD II Golkar Buleleng. Tapi, akhirnya Kresna Budi terpilih secara aklamasi. "Kresna Budi mau dimainkan juga,” papar Dewa Nida.

Betulkah? Dikonfirmasi NusaBali, Senin (24/8), Wakil Ketua OKK DPD I Golkar Bali, Dewa Made Suamba Negarai, membantah retaknya hubungan Demer dan DPD I Golkar Bali pimpinan Sugawa Korry. "Saya tidak dalam kapasitas menjelaskan. Itu mungkin komunikasi belum sempat ada. Momen bertemu dan komunikasi juga mungkin belum ada. Nggak ada masalah kok," tangkis Suamba Negara.

Ketika ditanya soal tidak diundangnya jajaran petinggi DPD I Golkar Bali ke acara telubulanan cucu Demer yang dihadiri Wakil Ketua Umum DPP Golkar Azis Syamsuddin, menurut Suamba Negara, itu acara keluarga. "Itu acara keluarga. Apalagi ini pandemi Covid-19," kilahnya. {www.nusabali.com}

fokus berita : #Sugawa Korry #Gde Sumarjaya Linggih #Bagus Adhi Mahendra Putra


Kategori Berita Golkar Lainnya