25 Agustus 2020

Berita Golkar - Hingga saat ini, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar NTB, belum menggelar Musyawarah Daerah (Musda) untuk menentukan nakhoda partai berlambang pohon beringin tersebut.

Padahal, DPP Golkar sudah keluarkan instruksi nomor: SI-2/Golkar/VII/2020 tentang instruksi merencanakan, mempersiapkan dan menyelenggarakan Musda Partai Golkar tingkat Provinsi, dengan batas waktu paling telat tanggal 31 Juli 2020.

Hanya saja, sampai menjelang proses pendaftaran bakal calon Bupati dan Wakil Bupati di Tujuh Kabupaten/Kota, Golkar belum melaksanakan Musda tersebut.

Baca Juga: Golkar-Nasdem Bakal All Out Menangkan Jilly Gabriela-Virgie Baker di Pilwako Tomohon

“Kita tunggu keputusan DPP dan tidak pengaruhi calon kepala daerah di Tujuh Kabupaten/Kota,” ungkap Sekretaris DPD Golkar NTB, Hi Baiq Isvie Rupaeda, Senin 24 Agustus 2020.

Apakah Golkar tidak takut untuk tidak memiliki calon pada Pilkada 2020? Ditegaskan Isvie, Golkar ini bukan Partai baru dan sangat mengetahui mekanisme. “DPP sangat paham aturan. Pasti bagi 7 kabupaten/kota yang akan Pilkada di perpanjang massa jabatan ketua DPD dengan melegitimasi sampai selesai Pilkada,” kata dia.

Yang jelas, apapun keputusan DPP terkait Musda maupun melegitimasi ketua DPD, dirinya tetap patuh ketentuan ke partai,” ujarnya.

Baca Juga: Ahmad Doli Kurnia Paparkan Tiga Rancangan Perubahan PKPU dan PerBawaslu

Bagaimana dengan Pilkada Lombok Tengah, karena Golkar belum menentukan siapa yang akan diusung, terlebih tanggal 4 September ini sudah mulai proses pendaftaran? Politisi Golkar juga ketua DPRD NTB ini, tetap akan menunggu keputusan DPP.

Yang jelas, DPP pucuk keputusan di Partai. Begitu halnya yang sempat virul yakni H M Nursiah. Sebenarnya lanjut Isvie, H M Nursiah itu merupakan kader militan Golkar sejak awal. “Kalaupun kader militan, tidak harus ber KTA. Coba tanyakan ke Nursiah,” cetusnya.

Isvie menambahkan, ada 3 daerah Golkar belum punya pilihan bakal calon kepala daerah yang akan diusung yakni, Kabupaten Sumbawa, namun ada rencana berkoalisi dengan PKS dan NasDem. Kemudian di Lombok Utara dan Loteng. “Kita serahkan ke DPP saja lah,” tutupnya. {talikanews}

fokus berita : #Baiq Isvie Rupaeda


Kategori Berita Golkar Lainnya