26 Agustus 2020

Berita Golkar - Tujuh orang bakal calon Ketua DPD Partai Golkar melakukan pendaftaran dengan mengambil formulir pendaftaran untuk maju menjadi Calon Ketua DPD Partai Golkar.

Rencananya DPD Partai Golkar Kota Bogor akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke 10, yang akan dilaksanakan pada Sabtu 29 Agustus 2020 di Hotel Sahira, Jalan Ahmad Yani. Saat ini batas waktu pendaftaran bagi bakal calon Ketua DPD Partai Golkar Kota Bogor resmi ditutup.

Wakil Ketua SC Musda DPD Golkar Kota Bogor, Yadi Sukirman mengatakan, sampai penutupan pendaftaran bakal calon ketua, ada tujuh orang yang sudah mengambil pendaftaran.

Baca Juga: Kubu Huzarni Rani Bakal Gugat Kepengurusan Golkar Babel Bambang Patijaya ke Mahkamah Partai

Ketujuh orang tersebut diantaranya adalah petahana yakni Tauhid J Tagor, kemudian Heri Cahyono, Hj Isye Cristina, H. Endang Sopian, Rusli Prihatevy R. Andi Iskandar Natanegara, dan Eka Wardhana.

"Folmulir pendaftaran sudah diambil oleh tujuh orang dan akan dikembalikan besok, Kamis (26/8/2020) sampai pukul 16.00 WIB di DPD Partai Golkar," katanya Rabu (26/8/2020) di Kantor DPD Partai Golkar di Jalan Cikuray. Dalam proses Musda ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh para pendaftar.

Diantaranya adalah setiap calon pernah menjadi pengurus partai satu periode atau menjadi pengurus organisasi yang didirikan Golkar, selanjutnya melampirkan SKCK dari kepolisian, bebas dari Narkoba yang dikeluarkan oleh rumah sakit pemerintah, bebas tidak pernah di pidana atau tersangkut hukum minimal lima tahun dibuktikan oleh surat dari pengadilan negeri Bogor.

Baca Juga: DPD NTB Belum Juga Musda, Baiq Isvie Rupaeda Tegaskan Tak Pengaruhi Cakada Golkar di 7 Pilkada

Dilokasi yang sama Ketua DPD Partai Golkar Kota Bogor, Tauhid J Tagor mengatakan para bakal calon yang sudah menyerahkan berkas folmulir pendaftaran akan diverifikasi oleh tim.

Nantinya akan diketahui mana saja yang lolos untuk ikut bursa calon Ketua DPD Partai Golkar di Musda ke 10 nanti. Mengenai pelaksanaan Musda di masa PSBB Transisi ini panitia juga membatasi peserta Musda dan waktu pelaksanaan dibatasi hanya empat jam.

Sebelum hadir atau mengikuti musda aetiap peserta garus mengikuti rapid test dan apabila ada yang reaktif, maka tidak diperbolehkan mengikuti Musda. "Kita menerapkan protokol kesehatan sesuai peraturan, surat izin dari gugus tugas juga sudah ada, semua peserta akan di rapid nanti," ucap Tagor.

Baca Juga: Mujib Rohmat Tegaskan Pancasila Jadi Spirit Pemersatu Di Tengah Pandemi COVID-19

Rencananya Musda jakan dihadiri oleh tim dari DPD Golkar Jawa Barat. "Musda ini yang mengatur tim konsolidasi DPD Jabar di bawah wakil ketua bidang organisasi, kami sudah mengatur pelaksanaan Musda ini dengan sebaik baiknya, semoga semuanya berjalan dengan lancar," ujarnya. {tribun}

fokus berita : #Yadi Sukirman #Tauhid J Tagor


Kategori Berita Golkar Lainnya