29 Agustus 2020

Berita Golkar - Partai Golkar rencananya akan menurunkan rekomendasi kepada Saifullah Yusuf-Adi Wibowo untuk Pilkada Kota Pasuruan 2020. Rencananya, rekomendasi kepada pasangan tersebut akan turun pekan depan.

"Sudah final. Saifullah Yusuf atau Gus Ipul-Adi Wibowo. Ini pasangan yang komplementen menurut saya," ujar Ketua DPD I Partai Golkar Jatim, M Sarmuji usai mengumumkan pemenang lomba Tartil Al Qur'an di kantor DPD I Partai Golkar Jatim, Sabtu 29 Agustus 2020.

Sarmuji menilai pasangan Gus Ipul-Adi Wibowo sebagai pasangan ideal. Gus Ipul sebagai mantan Wakil Gubernur Jatim dua periode (2009-2014 dan 2014-2019) memiliki segudang pengalaman.

Baca Juga: Musda Golkar Tabalong, Ini Pesan Bupati Anang Syakhfiani Untuk Para Kader Beringin

Sedangkan Adi Wibowo, dianggap mempunyai energi baru dengan pengetahuan cukup tentang pemerintahan. Adi yang pernah bekerja sebagai tenaga ahli di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI akan sangat pas membantu membangun pemerintahan yang baik. "Kami menilai untuk urusan administrasi pemerintahan, dia cukup menguasai," tegasnya.

Bukan hanya dari soal figur, optimisme kemenangan juga dilihat dari komposisi partai pengusung. Merapatnya Partai Golkar ini membuat koalisi partai politik pengusung Gus Ipul-Adi Wibowo semakin kuat.

Sebelumnya, PKB yang memiliki delapan kursi di DPRD Kota Pasuruan lebih dulu menurunkan rekomendasi, Jumat (29/8/2020). Kemudian, disusul PKS (tiga kursi) yang memberi rekomendasi, Sabtu (30/8/2020).

Baca Juga: Dipasangkan Dengan Ketua Golkar Yoga Hardaya di Pilkada Klaten, Ini Komentar Bupati Sri Mulyani

Dengan tambahan kursi Golkar yang mencapai tujuh kursi, maka ambang batas persyaratan maju Pilkada untuk Kota Pasuruan (minimal enam kursi) terlampaui. "Dari sisi partai juga begitu. Dua partai elektabilitas yang cukup karena pemenang satu dan dua (Golkar dan PKB)," tandasnya. Imbuhnya, "Insya Allah, elektabilitasnya cukup untuk menang. Insya Allah, optimistis menang."

Rencananya, Senin 31 Agustus 2029 Partai Golkar akan mengeluarkan formulir B.1 KWK (dokumen bentuk dukungan partai politik) di 19 kabupaten/kota yang ikut Pilkada. Termasuk Kota Pasuruan.

Sejak awal, Partai Golkar memang telah mengusulkan kadernya sebagai Calon Wakil Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo di Pilkada Kota Pasuruan 2020. Adi Wibowo diusung sebagai Calon Wakil Wali Kota Pasuruan.

Baca Juga: Didukung Golkar, Mulyono Nilai Memalukan Jika Pasangan Cellica-Aep Tak Menang di Karawang

Surat rekomendasi tersebut pun telah disampaikan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) pertengahan Juli lalu. Sedangkan terkait figur calon Wali Kota yang akan menjadi pasangan Adi Wibowo, Golkar menyerahkan kepada rekan Koalisi.

"Kita akan menunggu calon tersebut dan berkomunikasi intens dengan partai lain di tingkat DPP," kata Sarmuji yang juga Anggota DPR RI ini sebelumnya.

Prinsipnya, Golkar memilih figur Calon Walikota yang memiliki tingkat keterpilihan tinggi. "Kami harapkan Pilkada Pasuruan bisa berlangsung lebih guyub dengan mengusung Calon Wali Kota yang bisa diterima semua pihak," kata Sarmuji.

Baca Juga: Golkar Usung Oheo Sinapoy-Muttaqin Siddiq di Pilkada Konawe Kepulauan

Untuk diketahui, Adi Wibowo merupakan salah satu dari sekian nama kader internal Golkar yang muncul dalam bursa calon kepala daerah di Kota Pasuruan. Ia masuk dalam 9 nama yang diusulkan DPD Partai Golkar ke pusat untuk mendapat rekomendasi.

Adi Wibowo merupakan salah satu pengurus Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Jawa III DPP Partai Golkar. Ia juga tercatat pernah menjadi caleg Partai Golkar untuk DPRD Jatim dari dapil Pasuruan (kabupaten/kota) - Probolinggo (kabupaten/kota).

Berdasarkan hitungan politis di kursi DPRD Kota Pasuruan, Golkar memiliki tujuh kursi dari total 30 kursi DPRD Kota Pasuruan. Golkar berada di peringkat kedua, berada satu tingkat di bawah PKB yang memiliki delapan kursi. {tribunnews}

fokus berita : #Sarmuji #Gus Ipul #Adi Wibowo


Kategori Berita Golkar Lainnya