01 September 2020

Berita Golkar - Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta Basri Baco memberi wejangan kepada Gubernur Anies Baswedan atas meroketnya kasus Covid-19 di Ibu Kota sepakan belakangan ini.

Menurut Basri, meroketnya kasus baru yang bahkan melampaui angka 1000 orang pasien perhari ini karena Gubernur Anies hanya fokus pada pemulihan ekonomi tanpa dibarengi penegakan peraturan protokol pencegahan.

Basri menegaskan kesehatan dan keselamatan warga Ibu Kota jauh lebih penting dan harus menjadi prioritas nomor satu. "Pemda jangan buru-buru urus pemulihan ekonomi kalau urusan kesehatan belum tuntas,"kata Basri saat dikonfirmasi Selasa (1/9/2020).

Baca Juga: Rekomendasi Golkar di Pilkada Bone Bolango Jatuh Pada Rusliyanto Moarfa-Umar Ibrahim

Sekretaris DPD Golkar DKI Jakarta ini kemudian mengungkit kembali janji Anies Baswedan yang mau menarik rem darurat kalau kasus penyakit menular ini kian mengkhawatirkan.

Dengan ledakan kasus baru ini opsi rem darurat seharusnya sudah ditempuh Anies Baswedan. "Opsi rem darurat seharusnya bisa saja kita lakukan," tegasnya.

Sejak Kamis (27/8/2020) hingga Sabtu (29/8/2020) kasus Corona di DKI melampaui angka 800 kasus per hari. Lalu pada Minggu (30/8/2020) dan Senin (31/8/2020) kemarin pasien baru yang ditemukan mencapai melampaui angka 1000 orang.

Baca Juga: Unik! Dyah Roro Esti Minta Pertamina Kembangkan Energi Terbarukan Berbasis Ketela

Pemprov DKI berdalih naiknya angka kasus Corona pada Minggu kemarin lantaran adanya libur panjang yang membuat masyarakat keluar rumah tanpa adanya penerapan protokol pencegahan.

Basiri meminta supaya Pemprov DKI agar lebih giat lagi menyadarkan masyarakat terkait hal ini. Jangan sampai libur panjang justru menjadi malapetaka.

"Ini harus jadi peringatan keras buat kita semua bahwa alasan liburan untuk meningkatkan imun malah jadi petaka karena malah banyak yang tertular. Lalau protokol kesehatannya tidak ketat bisa bahaya," tuntasnya. {akurat}

fokus berita : #Basri Baco #Anies Baswedan


Kategori Berita Golkar Lainnya