01 September 2020

Berita Golkar - Kinerja regulator di sektor keuangan mendapat apresiasi. Anggota Komisi Keuangan DPR dari Fraksi Partai Golkar, Muhidin M Said mengatakan, di tengah kondisi perekonomian yang sedang terkontraksi saat ini, beban kerja regulator mulai dari Kementerian Keuangan, Bank Indonesia hingga Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pastinya meningkat berkali-kali lipat.

"Namun mereka mampu menjalankan tugas dan kewenangan dengan sebaik mungkin. Khusus OJK, pengawasan yang dilakukan masih on the track. Speed dalam mengimplementasikan kebijakan dan peraturan-peraturan yang sudah dirilis juga harus ditingkatkan," kata Muhidin kepada Rakyat Merdeka, Selasa (1/9).

Baca Juga: Unik! Dyah Roro Esti Minta Pertamina Kembangkan Energi Terbarukan Berbasis Ketela

Menurut Muhidin , berbagai kebijakan yang dikeluarkan pemerintah dan regulator di sektor keuangan saat ini juga porsinya lebih besar ke pemulihan ekonomi. Namun perlu diperhatikan, apakah kebijakan dan regulasi yang dikeluarkan sudah berjalan dengan baik dan tepat sasaran atau tidak.

"Penting bagi OJK dan regulator lainnya melakukan evaluasi intensif, bisa mingguan atau bulanan, apakah kebijakan yang mereka keluarkan sudah baik implementasinya. Kalau ditemukan ketidak tepatan regulasi, sebaiknya cepat dilakukan perubahan. Intinya, bagaimana proses pemulihan ekonomi nasional bisa berjalan sesegera mungkin," lanjut politikus senior Golkar ini.

Komisi XI DPR, lanjut Muhidin, juga belum bisa memastikan sampai kapan dampak ekonomi akibat corona ini akan berhenti, sehingga berbagai kebijakan yang dapat menciptakan pergerakan ekonomi, seperti restrukturisasi dan relaksasi kredit diharapkan masih bisa berlanjut sampai kondisi ekonomi stabil.

Baca Juga: Terpilih Pimpin Golkar Serdang Bedagai, Ali Mahdy Siap Menangkan Musa Rajekshah di Musda Provinsi

"Selama ekonomi masih penuh ketidakpastian, harapan kami stimulus bagi masyarakat dan dunia usaha bisa tetap dijalankan. Harapannya agar ekonomi masyarakat bisa terus bergerak yang akhirnya bisa ikut meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional," jelasnya.

Wakil Ketua Banggar DPR ini pun memastikan, Komisi XI DPR akan terus berkoordinasi dengan regulator di sektor keuangan agar satu suara dalam menjaga keberlangsungan perekonomian masyarakat dan negara.

"Apapun kebijakan yang dikeluarkan demi mendongkrak perekonomian, pastinya digodok dulu sampai matang agar hasilnya berdayaguna," kata Muhidin.

Baca Juga: Disinyalir Langgar AD/ART Partai, Ketua Golkar Kabupaten Tegal Didesak Mundur

Ia juga meminta OJK meningkatkan pengawasan di sektor keuangan. Pasalnya, di tengah ekonomi yang penuh dengan ketidakpastian saat ini, sektor keuangan seperti perbankan, pasar modal, hingga asuransi tak lepas dari ancaman risiko fraud (kecurangan).

Bahkan, pengawasan harus makin diperkuat agar dalam kondisi pemulihan ekonomi seperti ini tidak ada gejolak di sektor keuangan.

"Oleh karenanya, perlu pengawasan ekstra dan terintegrasi agar potensi fraud ini bisa di cegah. Selain itu, jangan sampai ada oknum-oknum yang memanfaatkan stimulus-stimulus perekonomian yang dikeluarkan pemerintah demi mendapatkan keuntungan pribadi. Itu tugas berat yang harus dijalankan OJK," tegas Muhidin.

Baca Juga: Eks Ketua AMPG Membelot Dukung Paslon Usungan PDIP, Ini Penjelasan Ketua Golkar Jembrana

Perkuat OJK

Muhidin juga menjamin, revisi Undang Undang Bank Indonesia tidak akan mengeliminasi peran dan wewenang OJK. Selain itu, DPR menjamin revisi UU BI tidak akan memengaruhi indepensi bank sentral. "Kita jamin, indepensi bank sentral selaku otoritas moneter harus tetap dijaga. Termasuk OJK," paparnya.

Menurutnya, revisi UU BI juga bukan bertujuan mengamputasi kewenangan atau eksistensi OJK. "Kita justru ingin OJK diperkuat, seperti halnya Securities and Exchange Commission (SEC) di Amerika Serikat."

"Agar OJK mampu mengembangkan pasar modal kita, menjadi sumber pembiayaan yang setara dengan perbankan dengan target kapitalisasi setara dengan Produk Domestik Bruto (PDB). Sehingga, Jakarta bisa menjadi pusat keuangan regional," kata Muhidin. {rmco}

fokus berita : #Muhidin M Said


Kategori Berita Golkar Lainnya