03 September 2020

Berita Golkar - Setelah mengantongi rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat Partai Golongan Karya (DPP Golkar), pasangan calon (paslon) Petrus Kasihiw dan Matret Kokop (PMK2) segera melenggang di pilkada Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat.

Bertempat di sekretariat DPP Golkar di Jalan Aggrek Neli Murni, Palmerah, Jakarta Barat, Ketua DPP Hamzah Sangaji menyerahkan surat rekomendasi tersebut secara langsung kepada calon Wakil Bupati Teluk Bintuni, Matret Kokop, Minggu (30/8).

Sesuai dengan formulir model B1-KWK Parpol nomor :B1-KWK -266/DPP/GOLKAR/VIII/2020, PMK2 secara sah didukung penuh DPP Golkar. Bukti pengesahan tersebut telah ditandatangani oleh Ketua Umum DPP Golkar, Airlangga Hartanto dan Sekjen, Lodewijk F Paulus.

Baca Juga: Ambisi Pimpin Golkar Sumut, Wagub Musa Rajekshah Roadshow Galang Dukungan

 

Sebagai anak daerah yang ingin membenahi noken serta membangun tanah kelahirannya sendiri dengan berkesinambungan, PMK2 sudah memiliki jalan dengan diberikan kesempatan menerima amanah selama lima tahun terakhir.

Namun sebagai anak Sumuri yang lahir dari masyarakat adat, Petrus Kasihiw dan Matret Kokop masih punya tugas yang harus dilanjutkan untuk mengabdi kepada masyarakat Teluk Bintuni.

Memimpin dengan hati adalah slogan PMK2 agar masyarakat Teluk Bintuni merasakan kemajuan serta keterjaminan. Seperti saat pandemi, Petrus Kasihiw dan Matret Kokop bergerak cepat turun ke lapangan, membantu masyarakat yang terdampak, dan memfasilitasi rapid test serta swab bagi masyarakat Teluk Bintuni secara gratis.

 

Baca Juga: Kader Jadi Cawagub, Golkar Solid Dukung Sugianto Sabran-Edy Pratowo di Pilgub Kalteng

Tak hanya itu, gaji dan tunjangannya selama 6 bulan, mereka hibahkan untuk masyarakat Tekluk Bintuni. Menurut Airlangga dalam siaran persnya mengungkapkan, PMK2 dinilai tepat dan memenuhi syarat dan elektabilitas lebih tinggi dari paslon yang lain di Negeri Sisar Matiti. Bahkan Airlangga menegaskan kepada kader dan simpatisan untuk menjadi tim pemenangan.

”Kepada semua kader dan simpatisan partai Golkar di Kabupaten Teluk Bintuni untuk wajib hukumnya mengamankan rekomendasi DPP. Sekaligus memenangkan pasangan calon kepala daerah Petrus Kasihiw dan Matret Kokop di pilkada nanti. Jika ada yang tidak mengindahkan perintah DPP maka pasti ada konsekuensi partai,” tegas Airlangga Hartarto.

Ketum Golkar juga menugaskan ketua serta pengurus DPD II Partai Golkar Kabupaten Teluk Bintuni untuk bersama koalisi partai mengantarkan pasangan calon bupati dan wakil bupati untuk mendaftar di KPU setempat.

 

Baca Juga: Diusung 4 Partai di Pilgub Jambi, Al Haris Pamit Mundur Dari Golkar Merangin

Sesuai amanah dari DPP Golkar, Syamsudin Seknun (konsultan politik pasangan PMK2) langsung berkonsolidasi dengan pengurus DPD II Teluk Bintuni.

“Saya atas nama kandidat bupati dan wakil bupati Teluk Bintuni PMK2 menyampaikan terima kasih kepada Partai Golkar atas kepercayaan kepada kandidat kami. Golkar adalah partai besar pasti memberikan pilihan politik kepada kandidat atau figur yang layak memenangkan pertarungan pilkada nanti,” ucap Seknun dalam siaran persnya.

Anggota DPR Papua Barat ini menegaskan bahwa dengan penyerahan SK rekomendasi dukungan politik kepada PMK2, maka menepis semua spekulasi yang beredar.

Baca Juga: Ketum Airlangga Minta Balitbang Golkar Sumbang Pemikiran Untuk Roadmap Indonesia Maju 2025-2035

 

“Yang jelas partai Golkar resmi mengusung Pasangan PMK2 di Pilkada serentak Kabupaten Teluk Bintuni,” tegas Wakil Ketua Bidang Poltik dan Pemerintahan Daerah DPW Partai NasDem Papua Barat ini.

Selain DPP Golkar, sejumlah partai besar pun turut mengusung Petrus Kasihiw dan Matret Kokop. Seperti Partai Nasdem, PAN, Demokrat, PDI Perjuangan serta didukung empat partai non seat yaitu, PKB, Berkarya, PKP Indonesia dan Partai Bulan Bintang. {kumparan}

fokus berita : #Petrus Kasihiw #Matret Kokop #Airlangga Hartarto


Kategori Berita Golkar Lainnya