04 September 2020

Berita Golkar - Wakil Ketua Bidang Hubungan Ormas dan Politik Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar (Golongan Karya) DKI Jakarta, Slamet Riyadi menyebut, jika pendidikan politik sangat penting bagi kader yang merupakan ujung tombak partai.

Hal itu diungkapkannya dalam kegiatan pendidikan politik edisi ke empat di Kantor DPD I Partai Golkar DKI Jakarta, Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (3/9/2020).

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 150 peserta dari Pimpinan Kecamatan dan Kelurahan se-Jakarta Barat mendapat kesempatan langka pendidikan politik kali keempat ini. Mereka merupakan prioritas utama karena menjadi motor terdepan yang menjadi penyambung lidah partai di akar rumput.

Baca Juga: Ditanya Christina Aryani Terkait Pendidikan Bela Negara, Ini Jawaban Wamenhan Wahyu Trenggono

“Pendidikan politik ini kenapa harus pimpinan kecamatan dan kelurahan dulu, karena teman-teman ini adalah ujung tombak Partai Golkar. Ketua Golkar Jakarta Barat yang baru Mas Richard juga masih muda dan energik, maka diharapkan Golkar berjaya di Jakarta Barat di Pilkada 2022 dan Pemilu 2024,” jelas Slamet Riyadi dalam sambutannya.

Sementara, Bendahara DPD I Partai Golkar Jakarta Firlie Ganinduto yang kembali mengisi materi pada kegiatan edisi keempat ini mengatakan hal yang tak kalah penting. Menurut dia, pendidikan politik merupakan cara Golkar mendidik kadernya untuk membuat regenerasi tetap berkesinambungan.

“Setiap organisasi yang baik, harus ada regenerasi yang baik pula. Saat ini pimpinan itu tugasnya juga harus cari pengganti pemimpin selanjutnya,” ujar Firlie kepada para peserta.

Baca Juga: Pandemi COVID-19 Belum Usai, Fadel Muhammad Ajak Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan

Dalam menjalankan kegiatannya pendidikan politik ini, DPD I Golkar tetap menerapkan protokol kesehatan yang berlaku dalam masa pandemi COVID-19. Para peserta yang mengikuti sekolah politik ini pun dibagi ke dalam dua kelas. Hal itu dilakukan sesuai dengan protokol dan untuk menghindari risiko penyebaran virus corona.

Kampanye mengenai pentingnya menggunakan masker setiap hari saat pandemik pun masih terus digaungkan setiap edisinya. Hal itu dilakukan agar kader Golkar menjadi contoh yang baik bagi masyarakat.

Gelaran pendidikan politik kali ini pun menutup rangkaian kegiatan yang diadakan pekan ini. Selanjutnya, agenda serupa yang memasuki edisi kelima direncanakan kembali digelar pada Selasa, 8 September 2020 dan bakal dilangsungkan kembali di Kantor DPD I Golkar DKI Jakarta yang ikonik, karena mengusung bangunan modern dan konsep kantor partai ramah publik.

Baca Juga: Anut Prinsip Bebas Aktif dan Non Blok, Bobby Rizaldi Tak Percaya RI Jadi Pangkalan Militer China

Rangkaian pendidikan politik ini direncanakan bakal berlangsung sebanyak 20 kali dalam enam wilayah se-DKI Jakarta yang dimulai pada 30 Agustus-13 Oktober 2020. Total, bakal ada 2 ribu peserta yang bakal hadir mulai dari kader, pimpinan kecamatan dan kelurahan, ormas sayap partai, masyarakat umum sampai mahasiswa.

Pendidikan politik ini juga dilakukan secara berkala pada bulan-bulan berikutnya. Hal itu untuk meningkatkan kapasitas diri kader Partai Golkar dan memberikan pendidikan politik kepada masyarakat umum. Sebagai bentuk tanggung jawab dan menjalankan amanat UUD 1945, dari Partai Golkar kepada masyarakat. {indopos}

fokus berita : #Slamet Riyadi #Firlie Ganinduto


Kategori Berita Golkar Lainnya