09 September 2020

Berita Golkar - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) baru saja memasuki tahapan pendaftaran pasangan bakal calon wali kota dan wakil wali kota yang berlangsung pada hari Jumat, 4 – Sabtu, 5 September 2020, beberapa hari lalu.

Namun, sebagian kalangan sudah bisa memprediksi siapa pasangan bakal calon wali kota dan wakil wali kota Tangsel yang akan menjadi pemenang di Pilkada yang waktu pencoblosannya baru akan dilakukan pada hari Rabu, 9 Desember 2020 mendatang.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia misalnya mengatakan bahwa salah satu faktor yang bisa membuat Ben – Pilar menang Pilkada Tangsel adalah karena faktor ketokohan Airin Rachmi Diany atau Airin efek, yang harus diakui masih sangaat berpengaruh sehingga akan memberikan dampak langsung terhadap pasangan Ben – Pilar.

Baca Juga: Pilkada 2020, Ahmad Doli Kurnia Optimis Golkar Menang 60 Persen Nasional 40 Persen Sumut

“Ketokohan Airin di Tangsel tidak dapat dinafikan begitu saja. Pengaruh beserta catatan pembangunan Tangsel sejauh ini akan dilekatkan padanya. Sehingga ia berperan untuk menggiring suara pemilih untuk menjatuhkan pilihan mereka ke pasangan Ben-Pilar,” kata Dodi, Minggu (6 /9).

Lanjut Dedi, jika bercermin dari kemenangan Airin pada dua Pilkada sebelumnya, tentu Benyamin – Pilar berpeluang untuk menjadi orang nomor satu dan nomor dua di Tangsel, terlebih Airin juga punya tanggung jawab untuk memenangkan kandidat yang diusung Partai Golkar, partai yang dipimpinnya langsung di Tangsel.

“Airin punya tanggun jawab organisasi untuk memenangkan kandidat partai politik yang ia pimpin, “ jelas Dodi.

Baca Juga: Cawabup Golkar di Lampung Selatan Antoni Imam Positif COVID-19, 48 Wartawan Ikut Rapid Test

Senada dengan Dodi, Anggota Presidium Jaringan Relawan Demokrasi (JaReD), Abu Malik Anwar, juga memprediksi kemenangan Benyamin – Pilar Saga Ichsan juga dipengaruhi oleh beberapa faktor lain di luar faktor Airin efek semata.

Bebernya, faktor lain yang dimaksuda adalah faktor keserasian pasangan, dimana faktor ini oleh beberapa kalangan menilainya sebagai kekuatan yang juga ikut mempengaruhi elektabilitas dan kepopuleran Ben – Pilar.

“Keserasian yang dimaksud adalah, Ben yang dinilai berpengalaman dalam pemerintahan Airin – Ben selama dua periode, dan Pilar yang merupakan sosok orang muda yang profesional, serta sejumlah keserasian lainnya,” kata Abu Malik, Rabu (9/9).

Baca Juga: Karyawanisme Baru ala SOKSI, Jawaban Untuk Resesi Ekonomi Indonesia

Faktor lain yang juga menundukung prediksi kemenangan Ben – Pilar adalah, faktor soliditas partai pengusung dan pendukung keduanya. Tidak seperti dua pasangan bakal calon wali kota dan wakil wali kota lainnya, Muhamad – Sara dan Azizah – Ruhamaben.

“Dua pasangan bakal calon ini jika dilihat dari latar belakang pencalonannya penuh dengan tarik menarik kepentingan internal partai pengusung yang sejak awal menghendaki, khususnya akar rumput partai, agar partai pengusung pasangan ini adalah tokoh internal partai atau kader partai sendiri, bukan sosok lain di luar kader partai,” beber Abu Malik.

Belum lagi, sambungnya, masalah lain yang secara internal belum terselesaikan. “Faktanya, beberapa tokoh atau pentolan partai terpaksa harus ‘balik badan’ mendukung Ben – Pilar, “ ujar salah seorang pimpinan JaReD ini.

Baca Juga: Duh! Golkar Ikut Usung Tersangka KPK Jadi Cawabup OKU Lawan Kotak Kosong

Faktor lain yang juga mendukung presidiksi kemenangan Ben-Pilar adalah, besarnya jumlah dukungan di luar dukungan partai, yang berasal dari kelompok masyarakat, baik itu tokoh agama, tokoh masyarakat, ormas, dan jaringan relawan yang tersebar di hampir seluruh wilayah di Tangsel.

“Dukungan tokoh agama, tokoh masyarakat, ormas, dan jaringan relawan pemenangan Ben-Pilar ini juga menjadi penentu kemenangan pasangan bakal calon wali kota dan wakil wali kota Tangsel ini. Meski secara matematik, Ben – Pilar hanya diusung oleh partai Golkar yang hanya memiliki 10 kursi di DPRD Tangsel, dan didukung oleh PPP, PBB dan Gelora yang berada di luar parlemen,” pungkas Abu Malik.

Untuk diketahui, dalam beberapa hasil survei yang dilakukan oleh Kajian Politik Nasional (KPN), Media Inovasi Survey Independent (MISI), Lembaga Survei Indonesia, Konsep Indonesia, Indopolling Network, dan Saiful Mujani Research and Consulting telah menempatkan Benyamin – Pilar sebagai pasangan bakal calon yang memiliki elektabilitas dan popularitas yang tinggi, mengungguli dua pasangan bakal calon rivalnya. {suaratangerang}

fokus berita : #Dedi Kurnia #Airin Rachmi Diany #Pilar Saga #Benyamin Davnie


Kategori Berita Golkar Lainnya