10 September 2020

Berita Golkar - Ketua MPR Bambang Soesatyo meluncurkan dua buku terbarunya. Pertama, berjudul: 'Jurus 4 Pilar' yang tersedia dalam bahasa Indonesia dan Inggris, dicetak dan diterbitkan Balai Pustaka.

Kedua, berjudul: 'Solusi Jalan Tengah', dicetak dan diterbitkan Biro Humas Sekretariat Jenderal MPR. Sekaligus menerima Kartu Anggota Kehormatan Organisasi Penulis Satu Pena, dari Ketua Umum Satu Pena Nasir Tamara.

Peluncuran buku ke-16 dan ke-17 yang ditulis Bamsoet, sapaan Bambang tersebut, bertepatan dengan syukuran ulang tahunnya yang ke-58. Sudah menjadi tradisi tahunan Bamsoet, syukuran bertambahnya usia selalu dibarengi dengan bertambahnya karya buku.

Baca Juga: Kritik RSUD Kota Tangsel, Legislator Golkar Ini Sebut Rahayu Saraswati Asal Ngomong Tanpa Data

"Sebagai orang yang pernah bergelut di dunia jurnalistik, kebiasaan menulis tak bisa dilepaskan begitu saja. Saya punya doktrin, selama hayat masih di kandung badan, tidak boleh berhenti berkarya. Beruntung teknologi informasi memudahkan saya dalam menulis. Salah satunya melalui note di handphone."

"Sehingga dalam perjalanan di mobil, menunggu pesawat, maupun di sela kegiatan, masih bisa menyempatkan diri untuk menulis. Berbagai tulisan tersebut kemudian dikompilasi dalam dua buku yang hari ini diluncurkan," ujar Bamsoet, dalam peluncuran dua bukunya, di Jakarta, Kamis (10/9).

Peluncuran ini dihadiri banyak tokoh. Antara lain Duta Besar Indonesia untuk Bosnia Herzegovina Roem Kono, Ketua BPK Agung Firman Sampurna, Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman, Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah, Wakil Ketua MPR Arsul Sani, Wakil Ketua MPR Fadel Muhammad.

Baca Juga: Richard Louhenapessy Keberatan Diusung Jadi Jagoan Golkar di Pilgub Maluku Mendatang

Wakil Ketua MPR Zulkifli Hasan, Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat, Wakil Ketua DPR Aziz Syamsuddin, Wakil Ketua DPD Sultan Najamudin, Ketua Komite II DPD Yorrys Raweyai, Anggota Fraksi PDIP Masinton Pasaribu, Anggota Fraksi PKS DPR Aboe Bakar Al Habsyi, Anggota Fraksi Partai Golkar DPR Darul Siska.

Anggota Fraksi Partai Golkar DPR Robert Kardinal, Anggota Fraksi Partai Golkar DPR Mukhamad Misbakhun, Direktur Utama Balai Pustaka Achmad Fachrodji, Mantan Wakapolri Nanan Soekarna, Pendiri ESQ Leadership Center Ary Ginanjar Agustian Duta Besar Maroko untuk Indonesia Quedia, 

Lalu hadir pula Ketua Umum SOKSI Ahmadi Noor Supit, Ketua Dewan Pembina SOKSI Bobby Suhardiman, dan wartawan senior Wina Armada.

Baca Juga: Idah Syahidah Sebut Program Penceramah Bersertifikat Kemenag Tidak Wajib dan Tanpa Konsekuensi

Ketua DPR ke-20 ini mengungkapkan, melalui kedua buku tersebut, dirinya ingin mempertanggungjawabkan kinerjanya selama hampir setahun memimpin MPR. Di dalamnya terekam berbagai aktivitas, pertemuan dan kegiatan yang dilakukan Bamsoet.

Dari mulai mensosialisasikan Empat Pilar MPR melalui youtube dengan menggandeng selebritis dan youtuber seperti Rafi Ahmad, Atta Halilintar, Baim Wong, Ari Lasso, Ayu Ting Ting, hingga membidani proses lahirnya Majelis Syuro Parlemen Dunia.

"Berbagai kejadian selama setahun terakhir yang dialami bangsa Indonesia turut terekam dalam kedua buku ini. Dari masalah pandemi Covid-19 hingga menjaga harmonisasi sosial di Papua."

Baca Juga: Bisa Tingkatkan Imunitas Tubuh, Hetifah Ajak Masyarakat Lawan COVID-19 Dengan Olahraga

"Terlebih penting lagi, tentang bagaimana MPR RI memainkan perannya dalam menjaga suhu politik agar tetap sejuk, tak terlalu panas, tak juga terlalu dingin. Kesejukan suhu politik menjadi kunci stabilitas pergerakan roda ekonomi dan pembangunan, yang pada akhirnya mensejahterakan rakyat," ungkap Bamsoet.

Sebagai catatan, Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini telah melahirkan berbagai karya buku. Antara lain Mahasiswa Gerakan dan Pemikiran (1990); Kelompok Cipayung, Pandangan dan Realita (1991); Ekonomi Indonesia 2020 (1995); Skandal Gila Bank Century (2010); Perang-Perangan Melawan Korupsi (2011); Pilpres Abal-Abal Republik Amburadul (2011);

Republik Galau (2012); Skandal Bank Century di Tikungan Terakhir (2013); Presiden dalam Pusaran Politik Sengkuni (2013); 5 Kiat Praktis Menjadi Pengusaha No.1 (2013); Indonesia Gawat Darurat (2014); Republik Komedi 1/2 Presiden (2015); Ngeri-Ngeri Sedap (2017); Dari Wartawan ke Senayan (2018); dan Akal Sehat (2019).

Baca Juga: Christina Aryani Anggap 59 Negara Tutup Pintu Bagi WNI Jadi Cambuk RI Lebih Serius Tangani COVID-19

"Berbagai buku tersebut menjadi warisan bagi anak-anak saya maupun generasi muda bangsa pada umumnya. Sekaligus menjadi motivasi bagi mereka agar tak letih belajar. Di usia yang tak lagi muda, saya terus berusaha menghasilkan sesuatu untuk ilmu pengetahuan."

"Salah satunya dengan menulis buku. Anak-anak muda yang punya semangat besar, tak boleh kalah menghasilkan karya dalam berbagai bentuk lainnya," pungkas Bamsoet. {rmco}

fokus berita : #Bambang Soesatyo #Bamsoet


Kategori Berita Golkar Lainnya