10 September 2020

Berita Golkar - Calon Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky optimis kemiskinan di Kabupaten Tuban bebas dengan menumbuhkan wirausaha berbasis pedesaan. Yakni satu desa memiliki produk unggulan serta kejelasan jaminan pangsa pasar bagi pelaku kewirausahaan.

"Satu desa memiliki satu keunggulan dengan demikian memunculkan kewirausahaan baru sehingga perekonomian kecil bergerak berbasis rumah tangga," kata Lindra putra mantan bupati Tuban, Heany kepada awak media, Kamis (10/09/2020)

Ia menilai peliknya mengentaskan kemiskinan. Karena daya saing ekonomi kecil, menengah dalam kurun waktu beberapa tahun ini, kurangnya dukungan pemerintah yang hanya sebatas memberi pelatihan, memberi alat mesin tanpa dukungan perizinan, permodalan dan jaminan pangsa pasar dalam berwirausaha. Sehingga percuma berbicara pengentasan kemiskinan.

Baca Juga: Ciptakan Wirausaha Baru, Bamsoet Gandeng SOKSI Genjot Digitalisasi UMKM Lokal

"Saya akan selesaikan permasalahan perekonomian dari hulu-hilir. Percuma kalau ada pelatihan, percuma ada bantuan mesin, percuma dimintai muluk-muluk, kalau perizinan, permodalan dan pangsa pasar tidak diatur dan dibuka seluas-luasnya. Pemerintah harus hadir disitu," imbuhnya

Lindra juga mengatakan mengangkat perekonomian masyarakat miskin salah satunya menumbuhkan rasa percaya diri dan optimis untuk berwirausaha. Namun, kurangnya pemerataan pemerintah menjadikan kurang seimbangnya pembangunan yang sudah dirasakan bukan cuma pemuda, senior, tokoh sesepuh.

"Kesulitan (pengentasan kemiskinan, red) selama ini bukan cuma dirasakan pemuda, senior dan para tokoh sesepuh. Harus ada peningkatan taraf pemerataan bagi masyarakat, didukung pembangunan baik seni, budaya, agama maupun ekonomi, seimbang," tandas Aditya Halindra Faridzky. {suaraindonesia}

fokus berita : #Aditya Halindra Faridzky


Kategori Berita Golkar Lainnya