11 September 2020

Berita Golkar - ASEAN Inter-Parliamentary Assembly (AIPA) menyelenggarakan Sidang Umum ke-41 yang berlangsung pada 8–10 September 2020. Sidang yang disiarkan dari Vietnam ini dihadiri secara virtual oleh lebih dari 200 anggota parlemen dari kesepuluh negara anggota ASEAN.

Delegasi DPR RI yakni Anggota Fraksi Partai Golkar Puteri Anetta Komarudin menyampaikan dukungannya atas inisiasi pembentukan Young Parliamentarians of AIPA (Parlemen Muda AIPA) sebagai platform representasi dan keterlibatan aktif pemuda parlemen untuk membangun masyarakat di kawasan Asia Tenggara.

“DPR RI sangat akomodatif untuk memajukan keterlibatan pemuda di politik. Sejak 2008, DPR RI telah meluncurkan Program Parlemen Remaja yang bertujuan untuk memberikan pendidikan politik kepada generasi muda."

Baca Juga: Insiden Tank TNI Tabrak Motor dan Gerobak, Dave Laksono Desak Investigasi Mendalam

"Pada periode ini pun para anggota DPR RI yang berusia 21– 40 tahun dari delapan partai politik telah sepakat untuk bersama-sama membentuk Kaukus Pemuda Parlemen Indonesia (KPPI) yang jumlahnya mencapai 16,52 persen dari total 575 anggota,” ungkap Putkom dalam pertemuan pertama Parlemen Muda AIPA dalam keterangan, Jumat, (11/9/2020).

Lebih lanjut, untuk mendukung pembentukan forum Parlemen Muda AIPA, Putkom mendorong AIPA untuk membentuk kelompok kerja yang bertugas untuk menyiapkan pembentukan kelembagaan forum dan menyelenggarakan studi kelayakan terkait hal tersebut.

“Agar pemuda parlemen dapat menciptakan resolusi yang lebih berdaya guna, maka keberadaannya perlu segera dilembagakan dan disahkan,” tegas Putkom.

Baca Juga: Bamsoet Luncurkan Buku Solusi Jalan Tengah dan Jurus 4 Pilar

Putkom menjelaskan, keberadaan parlemen muda merepresentasikan hampir 220 juta pemuda ASEAN, maka kami berkewajiban untuk menyuarakan aspirasi serta berkontribusi aktif untuk membangun masyarakat ASEAN.

“Karenanya, ke depan, forum ini diharapkan dapat menjadi wadah diskusi dan stimulasi aksi para parlemen muda di AIPA, khususnya dalam kondisi krisis akibat pandemi seperti saat ini,” ujar Wakil Sekretaris Fraksi Partai Golkar ini.

Delegasi Indonesia berhasil memasukkan klausul pembentukan ASEAN Youth Development Index sebagai bagian dari resolusi keterlibatan parlemen muda AIPA dalam membangun masyarakat ASEAN, yang diadopsi pada akhir Sidang Umum, 10 September 2020.

Baca Juga: Dito Ganinduto Tuding Langkah Anies Tetapkan PSBB Total Picu Sentimen Negatif Investor

“ASEAN Youth Development Index adalah instrumen penting yang mengukur perkembangan pembangunan pemuda di ASEAN. Dengan disetujuinya indeks ini, maka negara anggota ASEAN kini dapat menunjukkan komitmennya untuk melibatkan pemuda dalam pembangunan, baik domestik maupun regional,” papar Putkom.

Selain mengenai parlemen muda, kata Putkom, sidang Umum AIPA juga membahas mengenai peran ASEAN di level regional dalam penanganan COVID-19 beserta dampaknya terhadap seluruh sektor.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani sebagai Pimpinan Delegasi DPR RI menyerukan pentingnya gotong royong antar-parlemen di Asia Tenggara dalam rangka menghadapi pandemi COVID-19.

Baca Juga: Ahmad Doli Kurnia Apresiasi Cara Mendagri Terapkan Reward and Punishment Kepada Kepala Daerah

“Sebagai parlemen, kita harus mendorong pemerintah negara anggota ASEAN untuk menetapkan kebijakan yang dapat menahan penyebaran pandemi, mengurangi dampak ekonomi, dan menjamin kesejahteraan sosial."

"Kita harus memaksimalkan peran sebagai parlemen dengan melaksanakan fungsi legislasi yang berkaitan dengan penanganan COVID-19 dan dampak sosial-ekonominya, seperti pembentukan peraturan terkait stimulus fiskal maupun penguatan program perlindungan sosial yang disesuaikan dengan kondisi wilayah dan masyarakat masing-masing negara anggota,” tutur Puan. {kedaipena}

fokus berita : #Puteri Komarudin


Kategori Berita Golkar Lainnya