20 September 2020

Tanggapi Kasus Mutilasi Rinaldi, Azis Syamsuddin Minta Anak Muda Bijak Kenalan Lewat Medsos

Berita Golkar - Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin mengimbau agar masyarakat khususnya untuk anak muda dapat berhati-hati dalam perkenalan via online terutama aplikasi sosial media. Jangan sampai perkenalan itu justru berujung seperto peristiwa mutilasi Rinaldi Harley Wismanu.

Menurutnya, tentu Masyarakat harus bijak dan cerdas dalam menggunakan sosial media tersebut. Polri melalui Divisi Cyber Crime perlu bekerja lebih baik dalam upaya priventif kedepan.

"Harap berhati-hati dengan orang tak di kenal via online, Selalu check dan verifikasi secara matang sosok seseorang sebelum di jumpai," tutur Azis dalam keterangan tertulis yang diterima pada hari Minggu, (19/9/2020).

Baca Juga: Dongkrak Pendapatan Negara, Azis Syamsuddin Dukung Penggunaan Materai Rp.10 Ribu

"Kasus yang muncul yang bermula dari tinder ini bukan pertama kali, sudah sering terjadi berbagai macam insiden. Masyarakat pengguna perlu memiliki kesadaran lebih dalam mengunakan aplikasi online yang tidak memiliki sistem verifikasi yang baik," imbuhnya.

Selain mengimbau kepada masyarakat, Politisi Golkar itu juga meminta supaya Pemerintah dapat segera meregulasi applikasi online. Sehingga dapat memiliki konsep verifikasi yang baik dan melindungi masyarakat agar tidak menjadi korban penipuan maupun tindakan kriminal.

"Hindari pertemuan dengan kenalan via media sosial, Hindari resiko tindakan kriminal maupun resiko penularan Covid-19 saat ini. manfaatkan waktu penggunaan teknologi untuk ilmu dan mengembangkan UMKM," tegasnya.

Baca Juga: Hobi Hidroponik Hetifah, Ribuan Lubang Tanam Siap Sajikan Sayuran Organik Untuk Keluarga

Sebagaimana diketahui, Rinaldi Harley Wismanu dibunuh oleh LAS dan DAF di Aparteman Pasar Baru Mansion, Jakarta Pusat pada (9/9/2020) kemarin. Ketika itu DAF bersembunyi di dalam kamar mandi aparteman tersebut.

DAF Keluar dan Rinaldi dipukul oleh DAF menggunakan batu bata ketika tengah asyik melakukan hubungan badan dengan LAS. Setelah itu, DAF menusuk 7 kali korban hingga korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Kemudian, setelah memastikan korban meninggal, pasangan ini membeli gergaji dan golok.

Tubuh Rinaldi pun dipotong menjadi 11 bagian oleh keduanya dan dimasukan ke dalam katung plastik serta ke dalam dua koper. Pelaku kini mendekam dibalik jeruji besi setelah dikenakan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.

Baca Juga: Azis Syamsuddin Saksikan Gus Ton Raih Rekor Dunia Untuk Pagelaran Wayang Kulit Virtual 7 Malam

Polisi menghadirkan tersangka LAS dan DAF dalam rekonstruksi. Tersangka memperagakan 37 adegan. Rekonstruksi yang dilakukan menyimpulkan bahwa terdapat 13 Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang digunakan pelaku merencanakan aksi pembunuhan hingga mengubur korban di kawasan Cimanggis, Depok, Jawa Barat. Namun, 12 TKP dalam rekonstruksi diganti ke Mapolda Metro Jaya. {akurat}

fokus berita : #Azis Syamsuddin