26 September 2020

Ungkap Rahasia Internal Pertamina, Gandung Pardiman Sebut Ahok Kumat Wataknya

Berita Golkar - Anggota Komisi VII DPR RI Gandung Pardiman menyatakan tindakan Komisaris Utama Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, membongkar bobrok Pertamina justru bisa menghancurkan negara. Ahok disebut kumat dan mengumbar rahasia negara ke publik.

"Tugas Komisaris Utama itu adalah mengawasi, mengarahkan, dan memberikan penilaian. Bukan malah menyampaikan suatu hal yang bersifat rahasia internal ke publik secara vulgar," kata Gandung di Bantul, Sabtu (26/9).

Ketua Partai Golkar Daerah Istimewa Yogyakarta ini menyatakan bahaya terbesar hal itu jika pernyataan Ahok dipercaya pemegang saham atau mitra Pertamina. Jika itu terjadi, Pertamina akan mengalami kerugian besar.

Baca Juga: Menko Airlangga Prioritaskan Kesehatan Sebagai Aspek Utama Pemulihan Ekonomi

Menurut Gandung, saat menyampaikan komentar atau kritik di luar wewenang atau batas kewajibannya, Ahok mesti menyampaikan ke Presiden atau Menteri BUMN lebih dahulu dan tak menjadikannya konsumsi publik.

"Hal-hal penting disampaikan ke publik, saya pikir Ahok itu sedang kumat wataknya. Saya anggap dia tidak tahu fungsi dan tugas komisaris, bukan malah mengkritik perusahaan lewat publik," ujarnya.

Namun Gadung menolak Ahok untuk dipanggil ke Komisi VII meski banyak anggota DPR meminta demikian. Ia khawatir banyak komisaris perusahaan milik negara akan melakukan langkah serupa Ahok. "Jika itu sampai terjadi, maka itu bisa menghancurkan negara," kata Gandung.

Baca Juga: HUT Ke-53, Bupati Minsel Tetty Paruntu Dapat Kejutan Spesial Dari Anggota DPR, Adrian Paruntu

Ia meminta, daripada mengumbar masalah internal ke publik, Ahok fokus pada tugasnya dan tak bersilang pendapat dengan Menteri BUMN Erick Thohir. Apalagi, kata Gandung, sampai sekarang surat keputusan pengangkatan Ahok sebagai Komisaris Utama Pertamina oleh Menteri BUMN belum turun. {gatra}

fokus berita : #Gandung Pardiman #Ahok